Sejumlah pejabat bermasalah di Purworejo, nyontreng di Rutan

Ditulis 08 Jul 2009 - 14:06 oleh Mr Banyumas

Sejumlah pejabat Purworejo yang terlibat kasus korupsi terpaksa harus melakukan penyontrengan di Rutan. Seperti Bupati H Kelik Sumrahadi SSos MM misalnya. Pejabat yang menjadi terdakwa kasus dugaan korupsi dana APBD 2005 memberikan suaranya di Rumah Tahanan (Rutan) Purworejo di TPS 12 Kelurahan Sindurjan, Purworejo, Rabu (8/7).
Tidak hanya itu, terpidana kasus pengadaan buku perpustakaan Dinas Pendidikan 2004 Drs Ro’is yang juga mantan Kepala Dinas Pendidikan Purworejo, juga melakukan di tempat yang sama. Pejabat lainnya terdakwa kasus pengadaan buku perpustakaan Drs Rukma Setia Budi, mantan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Purworejo di nomor urut pencontrengan 204, dan terpidana kasus buku H Budi Santosa SSos MSi mantan Kabag Keuangan Purworejo di nomor urut 205.
Jika para pemilih penghuni Rutan antri di dalam aula Rutan., maka Bupati Kelik, Rukma Setia Budi, dan Budi Santosa menunggu di luar aula ditemani Kepala Rutan Winduarto BcIP SH. Sebelum mencontreng, Bupati Kelik sempat bersenda gurau dengan disuguhi secangkir kopi oleh pihak Rutan.
Sekitar pukul 10.30 WIB, barulah Bupati Kelik mencontreng di bilik nomor 3. Saat memasukkan surat suara ke kotak suara, Bupati Kelik tampak tersenyum bangga.
Kepala Rutan Winduarto, jumlah pemilih tetap yang terdaftar mencapai 231, sementara jumlah penghuni Rutan mencapai 331 pemilih. Padahal kapasitas penghuni Rutan hanya 156 orang. “Pencontrengan di tempat ini berjalan lancar dan sukses,” ujar Winduarto kepada wartawan. (banyumasnews.com/ pyt)

Tentang Penulis

Leave A Response