Protokol, pembangun citra pemerintah

ali“Protokol merupakan kunci sukses tidaknya suatu acara” ungkap Wakil Walikota Semarang, Ali Mufidz dalam Workshop Protokol dan Pengembangan Kepribadian Kota Semarang (15/6) di Gedung Moch. Ikhsan. Jika protokol dapat menghandle acara dengan baik, lanjut Ali, maka acara dapat berjalan dengan baik, demikian pula sebaliknya. Untuk itu, acara workshop ini diharapkan dapat dijadikan sarana yang tepat dan strategis dalam meningkatkan kinerja para protokol.
Dengan mengikuti kegiatan workshop ini, para protokol diharapkan dapat menyamakan persepsi tentang tugas dan fungsi protokol dalam menciptakan pelayanan prima dan optimal kepada pimpinan maupun pihak lain yang memerlukan pelayanan dalam bidang keprotokolan sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.
Kota Semarang yang telah mencanangkan diri sebagai kota pelayanan, menuntut para petugas protokolnya untuk menjalankan pelayanan dan tugasnya dengan sempurna dan berpedoman pada prinsip pelayanan yang prima dan berkualitas.
Tugas protokol tidak pernah lepas dari citra suatu instansi karena kinerja suatu instansi pemerintah akan selalu dinilai dari kinerja protokolnya. Hal ini tentu bukanlah hal yang mudah. Untuk itu, seorang protokol dituntut untuk mendedikasikan diri dengan sepenuh hati, melatih integritas diri serta mengembangkan kemampuan diri baik dari sisi kepribadian, pengetahuan dan ketrampilannya katanya.
Lebih lanjut, dijelaskan menilik arti harfiah protokol yang bermakna aturan, maka dalam workshop ini, kita belajar mengenai aturan dan pengaplikasiannya dalam bidang kerja kita masing-masing. Muara dari kelancaran tugas keprotokolan ini, lanjut Ali, adalah terbangunnya citra positif Pemerintah Kota Semarang. (semarang.go.id)
Foto: suaramerdeka.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.