Gaji anggota DPRD Purbalingga Rp 10 juta/bulan

PURBALINGGA – Meski belum memulai pekerjaan sebagai wakil rakyat, sebanyak 45 anggota DPRD Purbalingga periode 2009-2014 yang dilantik Rabu (19/8) akan menerima gaji pertamanya terhitung mulai 1 September 2009.
Gaji tersebut terdiri dari beberapa item. Masing-masing uang representasi, tunjangan keluarga, tunjangan beras, paket sidang, tunjangan khusus dan tunjangan jabatan. Selain itu mereka juga masih menerima tunjangan perumahan dan tunjangan komunikasi intensif. 
Kepala Sub Bagian Keuangan Setwan DPRD Purbalingga, Sarno SIP, Jum’at (21/8) mengatakan rata-rata gaji pertama yang diterima anggota dewan adalah Rp 10 juta. Untuk tunjangan keluarga tergantung dari jumlah anggota keluarga yang ditanggung, seperti anak dan istri. 
“Sedangkan untuk tunjangan perumahan jumlahnya sama yaitu Rp 3.200.000 setiap anggota dewan. Begitu juga uang representasi yang jumlahnya Rp1.575.000/orang dan tunjangan komunikasi intensif yang jumlagnya Rp 4.200.000. Itu belum dipotong pajak,” kata Sarno. 
Jumlah gaji tersebut menurutnya kemungkinan hanya berlaku pada satu bulan ke depan. Apabila nanti komisi serta alat kelengkapan dewan yang lain telah terbentuk, jumlah pendapatan yang diterima anggota dewan juga akan kembali menggembung. Pasalnya ada anggaran yang diberikan sebagai tunjangan anggota komisi atau tunjangan alat kelengkapan dewan yang lain. “Tunjangan sebagai anggota panitia musyawarah (panmus) juga ada,” tambahnya. 
 Sementara itu sehari setelah dilantik, 45 anggota DPRD Purbalingga mengikuti pengarahan dari pimpinan sementara terkait dengan pembentukan fraksi-fraksi. Kegiatan itu dilaksanakan di rapat paripurna. Pimpinan sementara DPRD, H Tasdi SH MM mengatakan penetapan pimpinan fraksi akan dilaksanakan pada Senin (24/8) mendatang.
“Menurut rencana terdapat 7 fraksi di DPRD Purbalingga. Karena sesuai UU Susduk yang baru parpol yang memiliki empat kursi di dewan boleh membentuk fraksi,” ujar Tasdi. 
Dari 45 kursi DPRD Purbalingga, PDIP meraih 13 kursi, Partai Demokrat (PD) meraih 7 kursi, Partai Golkar (PG) meraih 6 kursi, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) masing-masing 5 kursi, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 4 kursi, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 2 kursi dan Partai Matahari Bangsa (PMB) dan Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) masing-masing meraih 1 kursi.
“7 fraksi yang ada masing-masing adalah FPDIP, FPD, FPG, FAN, FKB, FKS dan Fraksi Gabungan,” jelas Tasdi. 
Setelah pembentuakn fraksi, agenda dilanjutkan dengan persiapan penetapan calon pimpinan DPRD. Proses tersebut dimulai Selasa (25/8) mendatang. Sedangkan penetapan pimpinan dewan dilaksanakan Kamis (27/8). Komposisi pimpinan dewan terdiri dari satu ketua serta tiga wakil ketua. “Untuk ketua merupakan jatah PDIP. Untuk wakil ketua diisi dari PD, Partai Golkar dan PAN,” kata Tasdi. (banyumasnews.com/pyt) 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.