Terancam kekeringan, 3 desa di Jatilawang dibuatkan sumur bor

Ditulis 08 Jul 2009 - 13:58 oleh Mr Banyumas

Kekeringan mulai melanda Kabupaten Banyumas. Kini warga tiga desa di Kecamatan Jatilawang sudah mulai dilanda merasakannya. Untuk mengantisipasi kekurangan air, kini di salah satu dari tiga desa itu, yakni Desa Karanglewas tengah membuat sumur bor.
Camat Jatilawang, Titik Puji Astuti SH MPd, yang dihubungi wartawan hari ini mengatakan pembangunan sumur bor ini merupakan bantuan Pemerintah Kabupaten Banyumas, yang diambil dari dana APBD. Air dari sumur bor tersebut nantinya langsung masuk hidro penampungan air warga.
“Tiga desa rawan kekeringan itu kesemuanya berupa perbukitan dan hampir tiap tahun mengalami kekeringan. Apalagi, di tiga desa itu tidak terjangkau jaringan air bersih dari PDAM. Mereka selama ini hanya mengandalkan sumur biasa. Jadi kalau kemarau sumurnya kering,” ujarnya.
Tiga desa itu antara lain, Desa Karanglewas, Pekuncen, Gunung Wetan. “Pembangunan sumur bor ini untuk menyiapkan diri menghadapi kekeringan itu sekarang,” kata Titik.
Pembuatan sumur bor ini memberikan harapan warga setempat. Pasalnya, setiap menghadapi kemarau penduduk di daerah rawan kekeringan di Jatilawang itu sudah mulai kesulitan mendapatkan air bersih.
Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, penduduk terpaksa mencari sumber air yang masih ada airnya meski harus jalan kaki cukup jauh dari rumahnya.
Setiap pagi dan sore penduduk yang sudah mulai kesulitan mendapatkan air bersih itu berlomba cepat ke sumber air agar bisa mendapatkan satu atau dua ember air untuk kebutuhan memasak di rumah. Sumber air yang masih tersisa pun debit airnya terbatas.
Apabila penduduk yang mengambil air jumlahnya banyak, dalam waktu satu atau dua jam sudah mengering. Setelah beberapa jam dibiarkan tak diambil, air yang ada di sumber seperti sendang atau belik kembali terisi.
Darmanto warga Desa Pekuncen menuturkan, setiap musim kemarau, desanya selalu kekurangan air bersih. Pada kemarau kali ini, penduduk sejak sepekan terakhir sudah mulai merasakan kesulitan mendapatkan air bersih.
“Sekarang ini untuk bisa mendapatkan air, penduduk terpaksa mengambil air di sendang. Setiap pagi dan sore puluhan warga berbondong-bondong ke sumber air untuk mengambil air. Ada juga yang memilih membeli air,” tuturnya.
Menyikapi konsidi itu, aparat Kecamatan Jatilawang mengusulkan pembangunan sumur bor di tiga desa tersebut. Namun, realisasi hanya diperuntukkan satu desa saja. Aparat Muspika berharap semua usulan bisa terealisasi. (banyumasnews.com/n-1)

Tentang Penulis

& Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. Mr Banyumas 14/10/2009 pukul 08:51 -

    Terima kasih ralatnya.

  2. kuswandi 14/10/2009 pukul 04:09 -

    nyong kur arep ngralat jeneng desa sing bener GUNUNGWETAN dudu gunungkidul kaya sing di tulis nang nduwur,kesuwun!!

Leave A Response