Dicurigai sebagai teroris, tiga tamu diperiksa polisi

Ditulis 14 Agu 2009 - 20:56 oleh Banyumas1


BANYUMAS – Tiga orang tamu yang dicurigai sebagai teroris dan menginap di rumah salah seorang warga Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, diperiksa oleh aparat polsek setempat. Kedatangan tiga orang itu sempat membuat warga sekitar resah.

Kepala Desa Darmakradenan, Hardjono, Jumat (14/8) mengatakan, tiga orang tamu tersebut sudah dua hari menginap di rumah salah seorang warga, namun tidak melapor ke RT-RW setempat. Warga yang merasa curiga dengan gerak-gerik pendatang tersebut kemudian melaporkan ke desa. Belakangan diketahui tiga orang yang diketahui bernama Dadang, Suroso dan Suradi.

“Warga curiga dengan kehadiran tiga orang tamu itu, dan kemudian melaporkannya ke kami dan selanjutnya kami melaporkan ke Polsek Ajibarang,” kata Hardjono.

Setelah mendapat laporan, Kamis (13/8) malam, polisi melalui aparat desa memanggil ketiganya ke polsek setempat. Petugas memeriksa Kartu Tanda Penduduk (KTP) mereka. Dalam KTP tercantum Dadang, warga Ciamis, Jawa Barat, kemudian Suroso warga Banyumas dan Suradi alias Dedi warga Demak. Setelah diperiksa beberapa jam, ketiga orang tersebut kemudian diperbolehkan kembali ke rumah tempat menginap.

Hardjono mengungkapkan, ada kejanggalan dalam KTP pendatang tersebut. Suradi misalnya, dalam KTP tercantum kelahiran tahun 1976, padahal Suradi sudah berusia sekitar 60 tahun lebih. Sementara tujuan menginap tiga orang tersebut juga tidak jelas, dari keterangan polisi mereka hanya mengaku sebagai musyafir. (banyumasnews.com/n-1)

Tentang Penulis

Leave A Response