Tri Saraswati, anak desa yang berprestasi

TRI SARASWATI adalah potret anak desa yang berprestasi. Sebagai anak dari keluarga biasa-biasa saja–kalau tidak boleh dibilang pas-pasan secara ekonomi, namun ia memiliki semangat tinggi untuk menuntut ilmu di kota.

Setiap pagi, mulai jam 05.00 WIB ia harus mengayuh sepeda onthel kesayangannya untuk berangkat sekolah. Ia tempuh perjalanan itu sepanjang kurang lebih 15 kilo meter, dari rumahnya di RT 3/RW 1 Desa Majatengah, Kecamatan Kemangkon ke SMPN 4 Purbalingga di Kelurahan Penambongan.

Ia harus sudah sampai di sekolah kesayangannya itu jam 05.30 WIB. Istirahat sebentar menyandarkan sepedanya di garasi sekolah, lalu mulai jam 06.00 WIB ia bersama siwa-siswa kelas olah raga lainnya, yakni klas 7 F dan 8 F melakukan latihan olah raga di halaman sekolah. Baru jam 07.00 WIB ia memulai pelajaran umum.

Sore harinya, sehabis pelajaran umum, yakni mulai jam 15.00 – 17.00 WIB, ia juga mengikuti latihan fisik. Jadi, pakis sampai di rumah sekitar pukul 18.00 WIB. Hal itu ia jalani setiap hari, tanpa beban.

“Ya, bapak saya hanya buruh tani, dan ibu sebagai ibu rumah tangga. Jadi saya harus belajar dan bekerja keras agar bisa sekolah,” ujar Tri Saraswati, siswi Klas 7 F SMPN 4 Purbalingga.

Siang itu, keringat di tubuh Tri Saraswati masih kelihatan, sesaat Banyumasnews.com menemuinya di ruang kepala sekolah SMPN 4 Purbalingga. “Biasa, habis latihan lari,” ujar Tri Saraswati yang digandeng guru olah raganya, Suratno, S.Pd.

LASTRITri Saraswati adalah sosok anak desa berprestasi. Anak buruh tani pasangan Mikarta dan Karsini ini meraih medali emas dari cabang atletik nomor lompat jauh putri dan sprint 60 meter pada olimpiade Olah Raga pelajar tingkat Provinsi Jateng di Solo, 11-15/5 lalu.

Atas prestasinya itu, ia memperoleh piagam, trphy, medali emas dan uang pembinaan Rp 1,5 juta. “Uang itu sudah saya belikan kambing untuk dipelihara bapak di rumah. Sebagian untuk ditabung, jika suatu saat membutuhkan,” ujar Tri Sarastawi yang bercita-cita jadi atlet nasional ini.

Ketika duduk di bangku SDN 1 Majatengah dulu, aku Tri Saraswati, sejumah prestasi di bidang olah raga sudah disandangnya. Diantaranya, juara 1 lari 60 dan 200 meter, juara 2 sprint contes, semuanya di tingkat kecamatan dan kabupaten.

Kini, seiring perjalanan waktu, Tri Saraswati terus berlatih dibawah gemblengan guru olah raanya, Suratno, S.Pd. “Saya bercita-cita menjadi atlet nasional. Dan saya mohon doa restunya dari Pak Bupati Triyono, Pak Wakil Bupati Heru Sudjatmoko, dan Pak Tasdi Ketua DPRD serta seluruh warga Purbalingga, agar pada olimpiade olah raga (OR) pelajar SMP/MTs tingkat Nasional di Jakarta, 15-16 Juni mendatang bisa mempersembahkan yang terbaik,” harap Tri Saraswati. Semoga. (banyumasnews.com/prayitno)

2 Responses to "Tri Saraswati, anak desa yang berprestasi"

  1. Chaca  10/03/2010 at 15:29

    wah salut semoga sukses selalu yah

  2. Raden Pucuk Pinus  14/08/2009 at 23:27

    Nah ini yang dicari oleh bangsa kita, agar bisa maju menjadi bangsa yang mau bekerja keras, disiplin, jujur dan berprestasi. Mudah2an pemerintah dan masyarkat memberikan perhatian terhadap Tri Saraswati karena dia bisa menjadi inspirator bagi anak2 seusianya…

Leave a Reply

Your email address will not be published.