Jembatan di Kebumen ambrol, satu orang tewas

Seorang tewas dan dua lainnya mengalami luka-luka akibat ambronya sebuah jembatan yang melintas di Sungai Weleran, Desa Kalisana, Kecamatan Karangsambung, Kebumen, Rabu (12/8). Korban tertimpa jembatan yang secara tiba-tiba ambrol.

Korban tewas bernama Sakun (63) warga RT 02/RW 01 Dusun Kalijambe. Sakun meninggal setelah sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat. Sedangkan korban luka-luka bernama Amin Solikhudin (29) dan Salimin (32) warga RT 01/RW 01 Dusun Kalijambe.

Kepala Desa Kalisana, Nur Hasyim menjelaskan, peristiwa itu bermula saat warga ramai-ramai membongkar jembatan yang menghubungkan antara Dusun Kalijambe dengan Dusun Kedungjati. Gotong royong ratusan warga itu dimulai sekitar pukul 08.00 Wib. Sebagian warga mengerjakan pekerjaan membongkar jembatan dan sebagian warga mencari batu di sungai. “Ditengah-tengah kegiatan gotong royong itu, tiba-tiba jembatan bagian tengahnya ambrol,” kata Nur Hasyim.

Musibah itu membuat gempar warga di lokasi kejadian. Warga kemudian berusaha mengevakuasi korban. Dua orang yang terjepit bernama Sakun dan Salimin serta satu korban lainya, Amin dibawa ke Puskesmas Karangsambung untuk perawatan pertama. Namun kondisi Sakun terus memburuk. Kemudian korban dirujuk ke RSUD Kebumen. Sampai di RSUD langsung dirawat di UGD. Namun malang nasibnya. Hanya beberapa jam mendapat perawatan langsung meninggal. “Korban meninggal karena mengalami gagal nafas,” kata dokter jaga RSUD Kebumen, dr Renaldy Yudhistira S.

Nur Hasyim menambahkan, jembatan sepanjang 13 meter dan lebar 5 meter itu dipugar dengan menggunakan dana dari PNPM Mandiri senilai Rp 118 juta. Untuk pekerjaannya dikerjakan secara swadaya. “Karena ada musibah untuk sementara pekerjaan dihentikan,” tambah Nur. (banyumasnews.com/pyt)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.