Malam “tiga hari mengenang WS Rendra” meriah

Ditulis 10 Agu 2009 - 11:28 oleh Sista BNC

Dewan Kesenian Kabupaten Banyumas, Minggu (9/8) ,menggelar acara tiga hari mengenang penyair dan dramawan WS Rendra bertempat di Gedung Sutejo. Tidak kurang dari sepuluh sastrawan dan tiga grup teater asal Banyumas meramaikan acara yang dimulai pukul 19.45 WIB tersebut.

Beberapa satrawan yang hadir antara lain Ahmad Tohari, Ketua Dewan Kesenian Cilacap Ansor Balasikh, Darmadi dan Koyo, Wage. Adapun kelompok teater yang hadir antara lain teater Tubuh, Syeh Gugah, dan Getek.

Ketua DKB Bambang Set dalam sambutannya mengatakan kegiatan tersebut bukanlah untuk menangisi kepergian Si Burung Merak, melainkan untuk mengajak penyair, pemain teater maupun pekerja seni yang ada di Kota Satria untuk mengapresiasi karya-karya Rendra.

“Rendra sangat fenomenal dalam seluruh karyanya meliputi teater, sastra dan puisi bahkan olah tubuh Bengkel Teater ciptaannya menjadi standar yang digunakan kelompok teater di masa kini, dan dia terlalu besar untuk masuk angkatan manapun,” ungkapnya.

Seusai memberikan sambutan Bambang Set lantas membacakan Sajak Orang Kepanasan, sebuah karya Rendra yang ditulis pada 1 Desember 1979 dan dilanjutkan dengan musikalisasi puisi oleh Teater Tubuh.

Bambang menegaskan setelah era reformasi jarang sekali muncul penyair seberani Rendra karena semua serba mudah untuk disampaikan melalui demonstrasi. Akhirnya penyair kehilangan inspirasi dan kurang fokus dalam berkarya.

“Sajak-sajak dia sangat kontekstual sesuai dengan zaman, sastrawan yang hampir sekelas dia dalam pandangan saya barulah Sutarji Calzoum Bahri dan Taufik Ismail,

Tentang Penulis