Dituduh maling, warga Pekuncen babak belur dihajar massa

Ditulis 09 Agu 2009 - 10:10 oleh Banyumas1

Diduga akan melakukan pencurian, Sarno (38) warga Desa Tumiyang Kecamatan Pekuncen Banyumas babak belur dihajar massa. Beruntung polisi segera tiba di lokasi, sehingga nyawa korban berhasil diselamatkan.

Keterangan yang dihimpun banyumasnews.com Minggu (09/08) menyebutkan, peristiwa di Desa Cikawung Kecamatan Pekunce ini terjadi sekitar pukul 22.00. Saat itu Sarno turun dari bus dan langsung menuju perkampugan. Sejumlah warga sempat melihat warga asing itu sehingga kemudian memberitahu warga lainnya untuk waspada.

Tidak beberapa lama, puluhan warga menemui Sarno yang tengah berjalan di sebuah gang. Melihat puluhan pemuda tersebut, pria yang diketahui pernah melakukan penpuan ini, menjadi curiga. ” Saat dia kami tanya gelagapan, sehingga kami yakin dia akan melakukan kejahatan di kampung kita ini,” ujar Untung warga setempat.

Melihat situasi yang tidak aman, Sarno berusaha kabur. Namun tidak menduga, ternyata puluhan pemuda lainnya sudah menghadang di pintu keluar kampung. Tak ayal lagi, korban kemudian menjadi bulan bulanan warga. Wajah Sarno babak belur hingga darah mengucur dari mukanya.

Beruntung polisi segera datang dan mengamankan korban ke rumah penduduk. Nampaknya warga yang geram terus berusaha merangsek masuk ke rumah warga. Polisi yang jumlahnya terbatas akhirnya kewalahan. Lagi lagi sarno menjadi bulan bulanan massa.

Aksi massa baru berakhir setelah, pasukan Dalmas tiba di lokasi dan langsung melokalisir lokasi tersebut. Sekitar dua jam, Sarno diamankan di rumah warga. Warga Tumyang ini berhasil dibawa pasukan Dalmas ke Mapolres Banyumas .

Menurut warga. di lokasi tersebut sering terjadi pencurian, sehingga warga merasa geram saat memergoki oran g asing berada di wlayh tersebut. Beberapa hari sebelumnya, rumah Vera warga setempat dimasuki empat pencuri dan berhasil menggondol perhiasan,uang dan HP (banyumasnews.com/n-1)

Tentang Penulis

Leave A Response