Bermain dengan ratusan monyet di Taman Kera Cikakak Wangon

monyet makanMONYET atau kera merupakan hewan yang tingkahnya seringkali lucu dan menggelikan. Jika anda ingin melihat gerombolan kera yang bertingkah seperti itu, datanglah ke di obyek wisata Taman Kera di desa Cikakak Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas Jawa Tengah. Di tempat ini ada ratusan kera yang selalu siap menyambut para wisatawan yang berkunjung ke lokasi tersebut. Konon kera kera ini merupakan penunggu makam keramat yang berada di lokasi tersebut.
Memasuki lokasi obyek wisata taman kera yang berada desa jangan takut jika gerombolan monyet kemudian mendekati anda. Hewan hewan itu tahu persis jika wisatawan yang datang pasti akan memberikan makanan kepada mereka.
Bagi wisatawan yang pernah ke lokasi ini pasti tak lupa membawa makanan pisang atau kacang goreng. Biasanya monyet monyet ini sangat suka dengan makanan tersebut.
Data kantor dinas pariwisata kabupaten Banyumas, sejak ratusan tahun lalu terdapat ribuan kera yang berada di hutan sekitar Desa Cikakak. Populasi hewan pemakan buah buahan ini terus berkembang. Sebagian dari hewan hewan ini sudah akrab dengan warga yang sering berkunjung ke masjid saka tunggal yang berada di samping taman kera.
Obyek wisata taman kera ini kini semakin ramai dipenuhi wisatawan baik dari Banyumas maupun luar kota seperti Jakarta dan Bandung. Mereka yang merasa jenuh dan bosan dengan rutinitas pekerjaan, bisa datang kesini bermain dengan kera kera yang lucu. Setidaknya bisa mengurangi stress.
“Saya memang sering datang kesini, ya kalau lagi stres banyak pikiran. Setidaknya saya bisa merasa terhibur bisa bermain dengan hewan hewan lucu itu,” ujar Alipi. Wisatawan asal Cilacap yang datang bersama keluarganya.
Hewan hewan lincah yang tidak nakal ini tidak mau menyerang pengunjung. Bahkan baik kera kecil. Dewasa maupun yang sedang menggendong anaknya berakrab akrab dengan pengunjung.
Subagyo, salah seorang pengurus taman kera menuturkan, hewan hewan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi obyek wisata alam tersebut. “ Selain kera di atas bukit tersebut terdapat makam kyai toleh dan seorang penyebar agama Islam dan keluarganya pengelola masjid saka tunggal yang telah meninggal ratusan tahun lalu. Makam itu juga ramai dikunjungi,” ujarnya.
Pada bulan syura, lanjut Bagyo,di lokasi ini juga sering digelar acara ritual bedah pagar. Acara itu merupakan penggantian pagar yang mengelilingi taman kera dan makam keramat tersebut. Biasanya dalam acara itu, ratusan wisatawan dari berbagai daerah datang ke lokasi tersebut.
Kini tinggal kemauan pemerintah Banyumas untuk lebih memaksimalkan potensi wisata tersebut. Agar tidak kalah dengan obyek wisata lain seperti Baturaden dan Curug Cipendok. (banyumasnews.com/Nanang Anna Noor)

monyet gendong anak

5 Comments

  1. pancen nggone siiiiip banget , pokoke di jamin ati dadi krasa adem . apamaning ana mesjid peninggalane wali songo .

1 Trackback / Pingback

  1. Kera Cikakak « Learning To Life

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*