Diduga ada Noordin di dalam, polisi belum berani terobos rumah Sujari

Ditulis 07 Agu 2009 - 23:04 oleh Sista BNC

Hingga pukul 22.50 malam ini, seratusan polisi masih mengepung rumah Sujari di Beji, Kedu Temanggung, Jateng. Sementara dalam jarak sekitar 150-an meter, warga berkerumun di sejumlah tempat sembari waswas mengenai kejadian apa yang bakal berlangsung.
“Polisi masih belum menerobos ke rumah Suraji. Kemungkinan masih memperhitungkan adanya Noordin M Top bersama peldak di rumah tersebut, sehingga perlu kewaspadaan,” kata seorang warga Kedu kepada www.kabarsoloraya dan www.banyumasnews.com yang menghubunginya via telepon.
Dikatakan pula, sesekali masih terdengar suara tembakan dari lokasi pengepungan.
Seperti diberitakan, polisi melakukan pengepungan atas rumah Sujari di Beji, Kedu. Pengepungan dikaitkan dengan dugaan bahwa Noordin M Top bersembunyi di rumah tersebut.
Sujari mempunyai anak bernama Tatang yang menurut informasi yang diterima warga pernah ditangkap Densus 88 dalam kaitan dugaan melakukan tindak kejahatan. Tatang dilepaskan beberapa bulan lalu.
Warga tidak tahu-menahu aktivitas Tatang selama ini sampai-sampai dikatakan punya hubungan dengan Noordin M Top dan tindak terorisme.
“Warga kurang tahu persis kegiatan Tatang karena kabarnya tiga tahun lalu ditangkap polisi dan sekitar tiga bulan lalu sudah dipulangkan. Namun kita tidak pernah tahu apakah dia memang selama ini tinggal di Beji atau di mana,” kata salah seorang warga.
Personel polisi yang mengepung rumah Sujari, menurut dia, terus bertambah. “Ada kalau seratusan personel,” kata dia. .(banyumasnews.com/kabarsoloraya.com/dsc)

Tentang Penulis

Leave A Response