Buru Noordin, polisi kepung rumah Sujari di Kedu Temanggung

Ditulis 07 Agu 2009 - 20:59 oleh Sista BNC

noordinPuluhan polisi dengan bersenjata lengkap hingga malam ini masih mengepung rumah seorang warga Beji, Kecamatan Kedu, Temanggung Jawa Tengah, dalam usaha mereka menangkap Noordin M Top.
Informasi yang diperoleh kabarsoloraya.com dan banyumasnews.com menyebutkan, aparat kepolisian mengepung rumah tersebut sejak sore hari.
“Terdengar letusan-letusan tembakan,” kata seorang warga Kedu yang dikonfirmasi banyumasnews.com malam ini.
Menurut saksi itu, rumah yang dikepung adalah rumah Sujari. Salah seorang anak Sujari, menurut penuturan saksi itu yang di dengar dari warga Beji, sekitar 3 tahun lalu ditangkap Densus 88 dengan tuduhan yang hingga kini tidak mereka ketahui.
Sekitar 3 bulan lalu, anak Sujari (banyumasnews.com belum bisa mengonfirmasi nama orang tersebut) dilepas oleh Densus 88. Namun entah mengapa, kata saksi itu, pada sore hingga malam ini rumah Sujari dikepung aparat kepolisian.
Saat ini, menurut saksi itu, situasi masig status quo. Polisi tidak mendobrak maupun meninggalkan kepungan atas rumah Sujari.
Kaitan Noordin
Sebelumnya diwartawkan, Noordin Mohammed Top, orang yang dicari-cari karena diduga terlibat dalam pengeboman dua hotel mewah di Jakarta, telah ditangkap.
Berita yang dilansir Al Jazeera, Jumat 7 Agustus 2009 dan dikutip vivanews.com itu menyebutkan, Noordin M. Top dikabarkan ditangkap hari ini. Namun, belum disebutkan tempat penangkapannya.
Sembilan orang tewas dan lebih dari 50 orang terluka akibat ledakan tersebut. Noordin merupakan anggota kunci Jemaah Islamiyah (JI), kelompok yang berkaitan dengan al-Qaeda dan ingin mendirikan negara Islam di Asia Tenggara. Namun, kelompok Noordin M. Toop memisahkan diri dari JI setelah dituduh menjadikan warga sipil sebagai target serangan.
JI disalahkan sebagai pelaku pengeboman tahun 2002 di Bali yang menewaskan 202 orang. Noordin juga diduga berada di balik serangan bom Marriott 2003 dan Kedutaan Besar Australia di Jakarta pada 2004, serta serangkain peristiwa pengeboman di sejumlah restoran di Bali pada 2005 yang menewaskan lebih dari 20 orang. (banyumasnews.com/kabarsoloraya.com/dsc)

Tentang Penulis

Leave A Response