Atlet Porprov Kebumen Tunggu Bonus

Bonus selalu menjadi harapan semua orang. Tak terkecuali anggota kontingen Pekan Olahraga Propinsi (Porprov) 2009 Kebumen yang telah berlaga di Solo pekan lalu. Meski hanya mampu mengantarkan Kebumen di urutan buncit, mereka tetap menunggu kepastian dari Pemkab setempat untuk memberikan bonus bagi atlet berprestasi.

“Selama ini Pemkab Kebumen tidak jelas dalam memberikan bonus kepada atlet yang berprestasi. Padahal sekecil apa pun bonus yang diberikan akan memaju semangat para atlet,” kata pelatih tim tinju Kebumen, Marsianus Yosa, Kamis (6/8).

Yosa mengaku prihatin dengan minimnya dukungan Pemkab Kebumen saat mendampingi tim Porprov lalu. Akibat banyak para anggota kontingan, dari pelatih sampai atlet mengurus kebutuhan sendiri. “Bayangkan kita harus menyiapkan sendiri dari administrasi hingga mempersiapkan atlet saat mau bertanding,” katanya.

Yosa mengatakan, tidak transparannya nominal bonus dan dukungan minim Pemkab terhadap atlet sangat berpengaruh terhadap prestasi atlet. Apabila tidak diperhatikan malah akan merugikan Pemkab Kebumen sendiri. Misalnya, altet akan pindah ke daerah lain. “Sejumlah atlet kami sudah ditawari untuk bergabung dengan kabupaten dan kota lain,” ujarnya.

Humas PB GABSI Kebumen, Totok Karyanto SE. Menurutnya, panitia pendamping tinggal di hotel berbintang, sementara para atlet dikumpulkan bersama di hotel kelas melati. Komunikasi hanya dilakukan melalui hand phone. “Padahal atlet sangat membutuhkan motivasi dan dukungan dari panitia pendamping,” ungkapnya.

Pelatih Judo Kebumen, Samsudi menambahkan, pihaknya terpaksa merogoh kocek dari sakunya sendiri akibat minimnya uang saku dari Pemkab Kebumen melalui KONI. Uang saku sebesar Rp 1.250 000 per atlet masih dipotong pajak, sehingga atlet menerima bersih hanya Rp 1.144.000. “Boro-boro ada bonus, uang saku aja dipotong pajak,” keluhnya.

Berdasarkan hasil Porprov Jateng 2009, Kebumen menduduki peringkat 34 dari 35 kabupaten kota yang ada di Jawa Tengah peserta Porprov. Meski peringkatnya turun dibanding 2005 lalu, kontingen Kebumen masih untung bisa menyabet medali emas. Medali emas itu diraih oleh Adineri Luan Mase dari cabang tinju. Dia bertarung di kelas bantam 54 kg. Selain itu, Kebumen meraih 2 perak dan 7 perunggu. Perak disumbangkan cabang judo (1) dan tinju (1). Sedangkan perunggu masing-masing judo (2), tenis lapangan (1), pencak silat (1) tinju (2) tarung drajat (1) (banyumasnews.com/kbm)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.