Siswa SD Al-Irsyad outbond di studio alam ‘Kidung Kampoengku’

Dimuat Oct 28th, 2010 dalam Kategori BANYUMAS, FEATURES, GALERI FOTO, PENDIDIKAN. Anda bisa mengikuti setiap tanggapan melalui RSS 2.0. Anda bisa melewati bab ini dan langsung meninggalkan komentar. Ping tidak diijinkan.

PURWOKERTO – Proses pembelajaran dengan memperbanyak pengenalan lingkungan secara langsung menjadi bagian penting pendidikan. Wahana berupa studio alam, menjadi alternatif  belajar  di luar  kelas. Dan di Banyumas tersedia di berbagai lokasi outbond, salah satunya adalah di “Kidung Kampoengku” yang terletak di desa Karangnangka, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas kurang lebih 4 km utara kota Purwokerto.

Seperti yang dilakukan oleh 19 siswa kelas IV akselerasi SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Purwokerto Ahad lalu (24/10),  yang mengadakan kegiatan outbond yang juga diikuti oleh orang tua wali murid. Di  areal studio alam Kidung Kampoengku, anak-anak belajar  mengenal secara  langsung  lingkungan pedesaan. Dikenalkan pula pada areal pertanian, peternakan, perikanan, berbagai jenis pohon dan merasakan sendiri menjadi ‘petani’  dengan praktek menanam pohon keras, menanam padi (tandur) dengan mencebur  ke sawah. “Dengan berkotor-kotor anak-anak belajar bagaimana bapak tani bekerja menghasilkan bahan makanan yang mereka makan sehari-hari”, kata instruktur dari Kidung Kampoengku.

Siswa-siswi yang kebanyakan terbiasa hidup di perkotaan dan tidak pernah berkotor ria ini tentu sangat menikmati belajar di luar ruang kelas ini. Terutama saat praktek menanam padi dan ‘memanen’ ikan.

Dari base camp menuju sawah berjalan sekitar 500 meter dengan melewati pematang sawah. Setiap melewati pepohonan dijelaskan nama pohon yang dilalui. Kegiatan pertama adalah menanam pohon sengon, kemudian menanam padi, memanen ikan. Dari lokasi persawahan berjalan sekitar 1 km ke kali melewati jalan dipinggir saluran irigasi yang membatasi kampung dengan persawahan. Dalam perjalanan ini melewati kandang sapi. Udara pagi yang segar dan pemandangan alam yang indah menjadikan acara ini tampak sangat menyenangkan. Berbagai pemandangan yang tidak pernah dilihat sebelumnya, seperti ibu-ibu yang mencuci pakaian dari air irigasi yang mengalir menjadi pengalaman tersendiri.

“Anak-anak memang penting dikenalkan dengan keanekaragaman yang ada di masyarakat, termasuk kehidupan di pedesaan agar memiliki kepekaan sosial”, kata Sugiono salah satu orang tua yang mengikuti kegiatan ini. Untuk melengkapi pembelajaran kepekaan tsb diserahkan 10 bingkisan sembako kepada keluarga tidak mampu di Karangnangka yang diserahkan oleh perwakilan siswa. (BNC/p)

mencebur ke sawah tanam padi (bnc/p)

mencebur ke sawah tanam padi (bnc/p)

IMG00675-20101024-0827

berjalan menapaki pematang

berjalan menapaki pematang

bersiap mengarungi sungai dengan ban

bersiap mengarungi sungai dengan ban

asyinya 'ngeli'

asyinya 'ngeli'

makan bersama di gubug.... nikmatnya

makan bersama di gubug.... nikmatnya

basecamp

basecamp

Tinggalkan Komentar

Galeri Foto

120x600

DALAM MELAKSANAKAN TUGAS JURNALISTIK SEMUA STAF BANYUMASNEWS.COM DILARANG MENERIMA IMBALAN DALAM BENTUK APAPUN DARI NARASUMBER. UNTUK KONFIRMASI KEBENARAN MENGENAI IDENTITAS REPORTER BANYUMASNEWS.COM ANDA BISA MENGHUBUNGI REDAKSI BANYUMASNEWS.COM (0281) 7933181, EMAIL: redaksi@banyumasnews.com
Log in SoloRaya OnlineOm Kicau Solo