Tenaga penyuluh pertanian Kebumen minta diangkat CPNS

Sebanyak 140 tenaga harian lepas tenaga bantu penyuluh pertanian (THL TBPP) di Kabupaten Kebumen minta diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Dasarnya adalah pengumuman Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPSDM) Departemen Pertanian RI No 168/TU.220/J.4 07/2009 tanggal 16 Juli 2009 perihal Usulan Formasi CPNS Penyuluh Pertanian untuk tenaga harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THBPP).

Dalam surat tersebut, Kepala BPSDM Pertanian Deptan RI, Dr Ir Ato Suprapto MS memerintahkan setiap bupati dan walikota di seluruh Indonesia untuk memenuhi kekurangan tenaga penyuluh pertanian dan segera mengusulkan formasi kebutuhan CPNS tersebut selambat-lambatya akhir Juli 2009 dengan priotritas THL TB Penyuluh Pertanian yang memenuhi persyaratan usia maksimal pada tanggal 1 Oktober 2009 adalah 35 tahun.

“Atas dasar itulah kami minta Pemkab Kebumen mengusulkan formasi CPNS tahun 2010 untuk tenaga penyuluh lapangan,” kata Koordinator Forum Komunikasi THL TBPP Kebumen, Adi Sisworo, Rabu (5/8).

Adi mengatakan, baru saja beraudiensi dengan Departemen Pertanian Pusat dan Kementerian Negara Pemberdaya Gunaan Aparatur Negara, 29/7 di Jakarta. Hasil audiensi tersebut antara lain, FK THL TBPP akan mengawal kebutuhan riil tenaga kepeyuluhan di daerah. FK THL TBPP juga akan mengawal komitment Departemen Pertanian dalam upaya perpanjangan kontrak bagi THL TBPP yang habis masa kontraknya. “Di Kebumen ada 142 THL TBPP, 14 diantaranya sudah habis masa kontraknya di tahun 2009 ini,” katanya.

Koordinator Jabatan Fungsional Tenaga Penyuluh pada Dinas Pertanian dan Kehutanan Kebumen, Rosyid BSc mengaku sangat mendukung pembukaan formasi CPNS bagi para THL TBPP ini. Dia juga meminta, THL TBPP yang usianya lebih dari 35 tahun tidak serta merta diputus kontraknya. “Dari 142 THL TBPP di Kebumen yang memenuhi diangkat menjadi CPNS sebanyak 99 orang. Sedangkan yang berusia diatas 35 orang sebanyak 43 orang. Jika tidak memenuhi syarat mereka mengaku siap meyandang status kontrak seumur hidup,” kata Rosyid  (banyumasnews.com/kbm)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.