Kekeringan, warga Patikraja berebut droping air bersih

Krisis air bersih akibat kekeringan kini sudah mulai dirasakan  warga desa Kedung Wuluh Kidul,Kcamatan Patikraja,Banyumas . Akibatnya.pasokan air bersih yang didatangkan dengan mobil tangki pun,menjadi rebutan warga.bahkan, Mereka harus berlarian karena takut tak kebagian jatah air bersih.

Aparat desa terpaksa harus turun tangan sendiri,memberitahukan kepada warganya saat mobil tnagki yang membawa air bersih tiba. Warga yang mendengar pemberitahuan kepala desanya ini,langsung berhamburan keluar rumah.dengan membawa alat-alat penampung air. Mereka spontan menyerbu tangki air bersih ,yang telah mereka tunggu sejak lama.,bahkan,para warga yang ketakutan tak kebagian air,harus berlari untuk mendapatkan antri paling depan.

Bukan hanya itu,warga yang sebagian besar adalah ibu-ibu ini,ada yang membawa drum plastik besar,agar mendapatkan jatah air yang banyak.sementara,warga lainnya juga tak kalah dengan membawa ember besar dan jeligen air. Ada juga orang tua dan dewasa, anak-anakpun ikut beramai-ramai membawa alat-alat penampung air seperti, ember dan jeligen. para orang tua sengaja membawa anak-anaknya agar dapat memperoleh air bersih lebih banyak.namun,

“Kami ini hanya mengandalkan pasokan air bersih untuk memasak dan minum.sedangkan,untuk mandi dan mencuci mereka harus mengambil air di sungai yang jauhnya mencapai satu kilometer,” ujar Juminah, warga setempat.

Pihak desa sendiri mengakui jika saat ini terdapat 500 kepala keluarga yang mengalami krisis air bersih.Bahkan,wilayah desa yang berada di atas bukit ini,telah menjadi langganan kekeringan jika musim kemarau tiba.

Droping air di prambanan

Kades Kedungwuluh Kidul, Bambang Priambodo,menuturkan, warga sendiri berharap,krisis air bersih pada tahun ini menjadi yang terkahir kalinya.hal ini jika,empat buah penampungan air bersih dari sumur artesis bantuan pemkab Banyumas,bisa segera difungsikan (banyumasnews.com/n-1)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.