Dan, kematiannya pun melahirkan ‘berjuta puisi’ – Apa kata mereka tentang Mbah Surip

mbah surip“Mbah Surip meninggal?” tanya seorang teman dalam percakapan telpon dengan dalam nada tinggi.

“Hah… yang bener?” saya langsung menyahut pembicaraan tersebut. Kaget, soalnya pagi tadi baru saja membaca berita Mbah Surip akan menerima  milyaran rupiah dari royalty lagu-lagunya yang laris manis jadi ring back tone (RBT). Dan menurut berita tadi: Mbah Surip akan membeli helicopter tapi juga tetap akan mempertahakan motor bututnya.
Selasa (4/8) jadilah hari sedih bagi pecinta Mbah Surip. Lalu, semua seakan berlomba menghadirkan kata bak kata mutiara yang puitis, mencoba menghadirkan makna yang dalam atas sebuah takdir kematian. Saya pun turut berduka, berdoa untuk dia, karena sudah sekitar empat bulan lalu, lagu ‘tak gendong’ menjadi RBT HP saya…. sejak Mbah Surip belum seterkenal saat ini. Sebegitu fenomenalnya Mbah Surip, kematiannya pun melahirkan ‘berjuta kata puisi’ melalui comment-comment yang hadir di situs dunia maya.

Selain menambah doa untuk menghantar kepulangan dia ke hadapan Sang Khalik, kata-kata  itu mengandung hikmah dan makna bagi kita yang ditinggalkan. Saya pilihkan beberapa untuk Anda:

Mengenang, lima jam sebelum ia pergi, Mbah Surip mengirim pesan via fb ini: ia gelisah akan dunia show-biz yg menyita habis waktunya. “mas, laguku nggak nambah-nambah. kok dadi rebet to,” tulisnya. Pribadi itu unik dan berintegritas. Selesai dengan dirinya sendiri, tak ada yg merasa perlu ia menangkan dan kalahkan. Kesenimanan adalah pengabdian berurat-hati, kritik yg indah, prihatin yang mencerahkan.Surip, jadilah semesta! Radhar Panca Dahana.

Sejatinya, dialah seniman sejati….sejatinya seniman kontemporer belajarlah tentang kesederhanaan yang sejati…selamat jalan Mbah Surip….karyamu..sumbangan besar untuk kreativitas lintas usia. Nurul Huda Haem

Seandainya Mba Surip tenar sedari muda, apakah kita masih sempat mendengar lagunya? Wallohualam,,,,Selamat Jalan Mba Surip. Ali Rahmat

Mbah Surip: sosok pribadi apa adanya ditengah virtualitas moral. Nurhadi Mughni

Dibalik topeng ini tidak hanya ada daging, tetapi ada pemikiran yang tidak dapat mati walau dengan peluru (v for vendeta) I love you full, Mbah… Lakso Anindito

Seniman sejati….kita patut angkat topi…. meniti kesenimanannya seperti tertati-tati… selalu keras hati untuk mengabdi…hingga namanya semerbak bagai melati…meski hanya seusia padi….dan akhirnya mati….sekali berarti sudah itu mati…..selamat jalan sahabat sejati…..Nita S Pane

Semangat hidup, keikhlasan untuk berbagi, kesahajaan, pengabdian seni….monumen hidup Mbah Surip. Adi Broto

Mbah surip…..pancen Urip!!! Allmaz Akalylee Djah

Kematian memang kerap mengagetkan. Dan Mbah Surip sudah bebas dari kesibukan dunianya. Selamat Jalan Mbah,,Semoga Malaikat menggendongmu ke pangkuan Illahi, Amien 3x… Hayyi Akrom Abdul

Apakah dari bantaran jembatan dulu sempat terpikir jika ” lagu inikah” yang akan mendatangkan doa baik bagiku???  yang jelas begitu banyak rasa kehilangan .. Sigit Pardiyanto

Ketulusan sebuah kepelayanan dengan kesederhanaan dalam sosok Mbah Surip yang ‘urip’ Hasyim Ashari Hamid

Mas Radhar, saya ini tertarik dengan gaya ketawa beliau yang khas. Entah kenapa kok perasaan saya bilang bahwa gaya tawa itu lahir karena sebetulnya ia pernah dan masih ingat rangkaian pengalaman hidup yang pahit. Dalam tawanya yang khas itu seakan ia mentertawakan dunia sekaligus dirinya sendiri. Sebuah cara berdamai dengan kenyataan yang satir getir. Bagaimana Mas Radhar? Surya Adiputra

Seniman menjadi sejati karena karyanya yang orisinal dan merakyat, ia tidak meniru tapi menemukn jati diri serta ciri khas dalam setiap karyanya,  walaupun dipengaruhi oleh sedikit pengaruh faham pendahulunya dan akhirnya setiap karyanya dapat diterima oleh masyarakatsemua kalangan dan lapisan. Selamat jalan Mbah Surip, semoga dosa2mu diampuni Allah & mendapatkn tempat yg indah pengganti dunia yang semu,  di sisi Allah, Amien. Pangeran Lapuk

Surip itu artinya hidup… Mbah Surip memang menghidupkan kembali jiwa-jiwa yang mati dalam jasad yang hidup… surip.. sinaring urip.. yang tak pernah mati Titik Kartitiani

Mbah Surip bukan artis karbitan yang besar karena ‘digendong’ infotaiment.. Selamat jalan Mbah… semoga mendapat tempat yang layak di sisi-Nya. Aries Margono

Yang patut diteladani dari sosok Mbah Surip adalah dia tidak mengejar dan diperbudak harta… tapi lihat harta yang akhirnya datang menghampirinya, kalau boleh saya ilustrasikan Mbah Surip itu seperti magnet uang… (magnet adalah benda yang bisa menarik sesuatu) Coba kita belajar bahwa kita bisa jadi magnet uang bukannya diperbudak oleh uang. Endro Dwi Haryanto

Mbah Surip! Contoh RODA BESAR dalam kesuksesan, dengan ending di puncak. Semoga juga ketaatannya, kebaikannya, ketulusannya, kematangannya, keperduliannya dan ibadahnya. Doa saya untuk Mbah Surip. Semoga dosanya diampuni dan diterima amalnya di sisiNYA. Hampir saja aku tak percaya.. ” Ah kecapaian nggendong kali?” Semua teman-teman ragu namun ternyata benar. Hari Subagya

Selamat Jalan Mbah Surip. Semoga mendapat tempat layak di sisiNya. Amien.

(PHD/banyumasnews.com)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.