Ngaku purnawirawan TNI AD, tiga penipu diamankan polisi

Ditulis 04 Agu 2009 - 08:56 oleh Banyumas1

Mochammad Dede Sopyan (22) warga Bojong Sayang RT 01 RW 04 Desa Rancasmayar, Kecamatan Baleendah, Bandung ditangkap jajaran Polres Purworejo> Pelaku melakukan percobaan penipuan dengan modus surat palsu yang
digunakan untuk mencairkan uang senilai Rp 100 juta di Kantor Pos Kutoarjo, Purworejo. Dalam aksinya,
pelaku mengaku sebagai purnawirawan TNI AD.

Kasatreskrim AKP Suliyanto Senin (8/3) mengungkapkan, aksi penipuan itu berhasil diungkap setelah Kepala
Kantor Pos Kutoarjo, Budi Santoso, melihat gelagat yang mencurigakan dari salah satu pelaku bernama Mochammad Dede Sopyan. Ia dalam komplotannya bertugas menjadi pembuat surat palsu dan melakukan negosiasi dengan pihak Kantor Pos.

Menurut Kasat,modus operandi para tersangka datang ke kantor pos dengan membawa surat yang sudah
dipalsukan. Apabila berhasil mereka mengajukan pinjaman uang ke Bank. Namun sebelum melanjutkan aksinya,
mereka sudah ketahuan terlebih dahulu.

Tersangka Dede mencoba mengelabuhi petugas Kantor Pos Kutoarjo dengan membawa data yang sudah dipalsukan
milik Dadang Darsah (54) warga jalan Pojok Utara II RT 02 RW 05 Kelurahan Setiamanah, Kecamatan Cimahi
Tengah, Kota Cimahi, yang juga merupakan salah satu oknum yang dalam surat palsunya mengaku bernama
Suwardi.

Adapun data diri oknum lain yang dipalsukan yakni Tardi (54) warga Babakan RT 07 RW 08 Kelurahan Setiamanah
Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi, yang di dalam surat palsunya mengaku bernama S Radhi . Keduanya
mengaku sebagai purnawirawan TNI AD.

Dengan mengandalkan tersangka Dede, ia mendatangi Kantor Pos Kutoarjo membawa persyaratan berupa dokumen
yang sudah dipalsukan. Keduanya mengaku sebagai pensiunan TNI AD dan berniat mengajukan pinjaman kredit
uang ke Bank melalui Kantor Pos, masing-masing senilai Rp 50 juta. Ketiganya kita amankan dan kita jerat
dengan pasal 263 KUHP Jo Pasal 53 KUHP terkait tindak percobaan penipuan(banyumasnews.com/n1)

Tentang Penulis

Leave A Response