Ada Kampoeng Tempo Doeloe di Curug Cipendok

Ditulis 05 Jan 2014 - 09:39 oleh Yit BNC
Pintu masuk Curug Cipendok di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas (Jateng).

Pintu masuk Curug Cipendok di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas (Jateng).

BANYUMAS (Banyumasnews.com) – Curug Cipendok di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Banyumas (Jateng), menyuguhkan kampung tempo doeloe. Nuansa penginapan dengan latar belakang suasana hutan, menjadikan hidup kita semakin tenang jika menikmatinya.

Bagi para pecinta alam, pesona Curug Cipendok yang terletak di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok pasti akan  selalu mengundang kerinduan untuk dikunjungi. Jalan menuju curug tertinggi di Banyumas ini yang naik-turun serta medan yang cukup berat menjadi kenikmatan tersendiri. Dan semua rasa lelah akan terhapus seketika, saat  menyaksikan keindahan curug  setinggi 92 meter tersebut.

Hawa sejuk dan dingin mulai terasa saat memasuki kawasan Curug Cipendok. Keindangan Curug Cipendok ini mulai  mendapat perhatian serius dari Pemkab Banyumas tahun 1980-an. Pemkab mulai membangun akses jalan serta berbagai fasilitas pendukung seperti mushola serta tempat peristirahatan sepanjang jalan.

Di sekitar curug juga terdapat area perkebunan, perkemahan serta sebuah telaga yang diberi nama Telaga Pucung. Koordinator Pengelola Wana Wisata Curug Cipendok Kesatuan Bisnia Mandiri Jasa Lingkungan dan Produksi Lainnya (KBM JLPL)Perum Perhutani Unit I Jateng, Krusharto mengatakan, daya tarik utama dari Curug Cipendok adalah pelestarian alam sekitarnya. Dimana para pengunjung bisa melihat Elang Jawa ataupun moyet berdada abu-abu yang hanya ada di Cipendok.

“Moyet berdada abu-abu ini merupakan salah satu ciri khas Cipendok, karena memang hanya ada di sini. Pengunjung juga bisa menikmati salah satu spesies langka yaitu Elang Jawa yang sering melintas di atas Cipendok,” katanya.

Setidaknya ada tiga spesies hewan langka yang masih ada di kawasan Cipendok, yaitu Elang Jawa, moyet berdada abu-abu dan Harimau Jawa. Semua hewan langka hidup di alam bebas dan hal ini menjadi daya tarik utama Cipendok.

Kampung tempo doeloe

Dengan luas wilayah 47,3 hektare, Curug Cipendok juga dilengkapi dengan adanya penginapan yang dinamakan Kampung Panginyongan. Jika Kampung Sampireun di Bandung dikenal sebagai surga yang damai untuk berbulan madu, maka

Kampoeng Panginyongan di Banyumas merupakan kombinasi antara hutan yang perawan, kekhasan adat istiadat dan budaya serta sekaligus tantangan. Karena di kampung yang dikemas dalam setting kehidupan tahun 1960 – 1970 an itu semuanya serba tempo dulu. Dari mulai kawasan hutan, tempat menginap, makanan dan budayanya.

Kampoeng Panginyongan (dalam bahasa Banyumas berarti kampungnya saya) menawarkan nuansa tempo doeloe. Untuk sampai ke Kampoeng Panginyongan, wisatawan harus melalui jalan setapak dari bebatuan yang cukup panjang. Ditengah perjalanan juga dijumpai kincir air yang merupakan pembangkit tenaga listrik dikawasan tersebut. Namun, listrik hanya digunakan ditempat penginapan atau biasa disebut ‘Junggle House’. Pada malam hari, sepanjang jalan setapak menuju Kampoeng Panginyongan hanya diberi penerangan dari ‘senthir’ (lampu minyak berukuran kecil).

Lokasi Kampoeng Panginyongan yang berada di tengah hutan belantara juga menyimpan keindahan hayati. Berbagai macam tanaman dan hewan yang dilindungi ada di sana. Tanaman yang bisa dijumpai ntara lain, bermacam-macam anggrek hutan, kantong semar, beraneka ragam kupu-kupu dan lain-lain. Bahkan, pihak Perhutani telah memberi nama-nama pohon langka yang hidup di situ. Tujuannya yaitu agar para pengunjung, di samping menikmati alam, juga bisa mengenal jenis-jenis tumbuh-tumbuhan langka.

Ada dua jalur yang bisa dilalui para pengunjung untuk menuju ke tempat wisata tersebut yang dikenal dengan nama jalur biasa dan jalur cinta. Jalur biasa bisa ditempuh dengan hanya 15 menit saja dan akses jalan mudah. Untuk jalur cinta, yaitu melalui hutan belantara, menjadi jalur favorit bagi para remaja yang tengah memadu kasih. (BNC/tgr)

 

 

Tentang Penulis

& Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. Yit BNC 05/01/2014 pukul 11:39 -

    Baturaden – turun ke Purwokerto – Karanglewas – Cilongok – Ajibarang.

  2. Yit BNC 05/01/2014 pukul 11:38 -

    kalo dari Baturaden, ambil jurusan arah Ajibarang. Sebelum Ajibarang ada papan penunjuk ke arah Curug Cipendok.

  3. icus 05/01/2014 pukul 09:53 -

    kalau mo ke sono lwt mana jalanya ya, apa dr baturaden bs langsung ke sono, ato gmana min…

Leave A Response