Menang Besar, Pemain Hull City Cukur Rambut di Lapangan

Tidak mencetak gol dalam waktu lama ternyata bisa membuat seorang pesepak bola melakukan hal gila di atas lapangan. Thomas Andrew “Tom” Huddlestone, gelandang Hull City, melakukan selebrasi gol nyentrik yakni dengan mencukur rambutnya di atas lapangan setelah memutus kegagalan mencetak gol selama nyaris tiga tahun!

Tom Huddlestone potong rambut di lapangan

Tom Huddlestone terakhir kali mencetak gol pada April 2011. Saat itu gelandang asli Inggris ini masih bermain untuk Tottenham Hotspur. Golnya juga termasuk spesial karena dicetak ke gawang tim kuat Arsenal dalam sebuah derbi London nan seru.

Dan, itulah gol terakhir Huddlestone bersama Tottenham. Itu juga gol terakhirnya sebagai seorang pemain. Dua musim setelahnya ia tak sekali pun mencetak gol untuk Spurs. Satu hal yang menolong karirnya adalah kontribusinya bagi tim, salah satunya kemampuan memberi asis matang pada rekan-rekan strikernya.

Setelah lima tahun memperkuat Spurs (2005-2013), Huddlestone lantas pindah ke Hull City di awal musim 2013/14. Pemain kelahiran Nottingham ini menjadi andalan di klub barunya dan selalu dimainkan di seluruh 19 laga Hull musim ini. Sayangnya sang gelandang tak sekali pun mencetak gol selama itu.

Nazar Amal dan Potong Rambut
Usaha Huddlestone bukannya tak ada. Selain terus tampil gigih setiap kali dimainkan, pemain berambut gimbal ini juga mengimbanginya dengan usaha berbau relijiusitas. Sejak mencetak gol ke gawang Arsenal 32 bulan lalu, ia bernazar bakal menyumbangkan sejumlah uang jika kembali mampu menjebol gawang lawan.

“Aku membuat aksi amal pada Oktober 2011, teman-teman menyarankanku untuk melakukannya. Sayangnya aku mendapat cedera, kondisi itu sedikit menggangguku,” katanya seperti dikutip BBC Sport.

Satu lagi nazar Huddlestone, ia tak bakal mencukur rambutnya sampai kembali mencetak gol. Semasa di Tottenham ia memilih potongan rambut pendek. Namun semenjak bernazar begitu, rambutnya yang tak pernah dipotong membuatnya menjadi pemain berambut kribo. Saking panjangnya rambut kribo itu membuatnya terlihat lebih mirip seorang gimbal.

Kegigihan Huddlestone terlihat saat Hull City menang telak 6-0 atas Fulham dalam lanjutan Premier League semalam (28/12). Dua kali tendangannya mengenai tiang gawang. Ia juga terlibat dalam tiga gol timnya malam itu. Ia benar-benar ingin mencetak gol malam itu. Atau boleh juga dibilang, ia benar-benar ingin mencukur rambutnya.

Ketika akhirnya sukses menceploskan bola ke gawang Fulham di menit ke-67, Huddlestone tersenyum lebar dan berlari ke arah bangku cadangan Hull. Di sana seorang ofisial tim memegang gunting dan langsung memotong sedikit rambut sang pemain. Ya, sedikit saja sebagai simbol. Kalau dicukur habis di lapangan, bisa-bisa Huddlestone diberi kartu kuning oleh wasit.

Tentu saja Huddlestone merasa gembira. Penantian 32 bulan berakhir malam itu, dalam kemenangan besar yang menjadi rekor kemenangan dengan gol terbanyak yang pernah dicatat Hull City. Gol tersebut menjadi lebih spesial karena pada hari itu, 28 Desember, Huddlestone merayakan ulang tahunnya yang ke-27.

“Aku mendedikasikan gol ini untuk ibuku. 27 tahun lalu ia menderita bersamaku, jadi mudah-mudahan ini dapat mengobati penderitaannya,” demikian kata Huddlestone setelah pertandingan.

Selamat ulang tahun, Huddlestone…

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.