Purbalingga Raih ‘The Most Improved’ TCTA Award 2013

Ditulis 26 Des 2013 - 20:22 oleh Yit BNC

JAKARTA  – Konsistensi Kabupaten Purbalingga dalam mengembangan sektor pariwisata kembali berbuah penghargaan. Kali ini, menyabet gelar Travel Club Tourism Award (TCTA) 2013 untuk kategori ‘The Most Improved’. Purbalingga merupakan satu-satunya kabupaten di Jateng yang meraih penghargaan kategori ini. Penghargaan TCTA merupakan kali kedua. Tahun 2012 lalu hanya mampu meraih The 2nd Runner Up The Most Improved.

Penghargaan ini sebagai pemicu agar pengembangan pariwisata di Purbalingga ke depan terus semakin baik. Kami juga telah memantapkan diri, Purbalingga selain sebagai kota investasi juga sebagai kota tujuan wisata,” kata Wabup Sukento Rido Marhaendrianto, Sabtu (21/12).

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Dirjen Pengembangan Destinasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Firmansyah Rahim di Gedung Sapta Pesona Kemenparekraf  Jakarta, Jumat (20/12) malam. Wabup Sukento tidak bisa hadir karena padatnya agenda Peringatan hari jadi ke-183 Kabupaten Purbalingga. Penghargaan diterima oleh Kabid Pariwisata Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Dinbudparpora) Ir Prayitno, M.Si.

TCTA award 2013-6

TCTA1
TCTA 2013 diselenggarakan atas kerja sama Travel Club dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian serta Kemenparekraf. Selain tim juri independen, Universitas Sahid Jakarta dilibatkan sebagai verifikator yang terjun meriset berbagai kabupaten/kota dan provinsi di seluruh Indonesia.

Purbalingga dinilai sebagai kabupaten terbaik dalam mengemas pengembangan pariwisata, sehingga layak mendapatkan penghargaan kategori ”The Most Improved” menyingkirkan ratusan kabupaten-kabupaten lainnya. Pengembangan berbagai obyek dan wahana obyek wisata dianggap mampu mengatrol pamor Purbalingga sebagai destinasi wisata yang layak dipilih.

Sukento mengungkapkan, pariwisata adalah sektor yang bisa dengan cepat menciptakan perputaran ekonomi di masyarakat. Jika bisa dioptimalkan, pariwisata Purbalingga akan memberi banyak dampak positif ke masyarakat.

Seiring dengan promosi yang dilakukan Purbalingga, kunjungan wisatawan semakin terdiversifikasi. Jika sebelumnya banyak terkonsentrasi di Owabong yang terkenal dengan sumber airnya yang sangat segar, wisatawan kini mulai melirik destinasi lain, mulai dari Purbasari Pancuranmas, Sanggaluri Park, Goa Lawa, Waterpark Walik, Monumen Tempat Lahir Jenderal Soedirman, pendakian Gunung Slamet hingga Desa Wisata Serang.

TCTA AWARD 2013 :

Kepala Bidang Pariwisata Dinbudparpora Purbalingga Ir Prayitno, M.Si (kiri) berfoto bersama Direktur Utama Owabong (Obyek Wisata Air Bojongsari) Wisnu Haryo Danardono, SH usai menerima penghargaan Travel Club Tourism Award (TCTA) 2013 di Gedung Sapta Pesona Kemenparekraf di Jakarta, Jum’at (22/12) malam. (*)

<

Kepala Bidang Pariwisata Dinbudparpora Purbalingga Ir Prayitno, M.Si, usai menerima langsung penghargaan itu mengungkapkan, TCTA 2013 diberikan kepada Pemerintah yang meliputi Pemerintah Propinsi (PemProv), Pemerintah Kota (Pemkot), dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) yang secara berkelanjutan memberikan kontribusinya pada pembangunan kepariwisataan diwilayahnya masing-masing.

Tahun ketiga penghargaan TCTA ini tidak hanya memberikan apresiasi dalam bidang kepariwisataan, namun juga dalam bidang industri kreatif. Ada penambahan satu kategori dalam TCTA 2013, yaitu The Most Creative Government. Sebelumnya, hanya ada tiga kategori, yaitu The Best Performance, The Best achievement, dan The Most Improved. Penambahan kategori mendorong perubahan kriteria penilaian yang ditetapkan. Semua kriteria penilaian tersebut diberikan secara terbuka kepada setiap daerah yang berpartisipasi dalam TCTA 2013 dengan pedoman yang telah ditetapkan.

“Aspek yang dinilai meliputi tata pamong, lingkungan pariwisata, industri kreatif, pemberdayaan masyarakat dalam kepariwisataan, dan perkembangan ekonomi,” kata Prayitno.

Penilaian terhadap daerah yang menjadi nominator dilakukan melalui beberapa tahap. Setelah itu, semua data ditabulasi oleh pihak independen dan diverifikasi oleh auditor terpercaya. Kemudian dipilih 75 nominator untuk seluruh kategori. Nominator tersebut kemudian diverifikasi kembali untuk penentuan pemenang. “Kabupaten Purbalingga, akhirnya berhasil lolos dalam penilaian dengan meraih The Most Improved,” kata Prayitno.

Prayitno merinci, selain Purbalingga, untuk kategori The Most Improved, juga diraih Provinsi Sulawesi Selatan, Provinsi Sulawesi Utata, Kota Sawah Lunto, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Purbalingga, dan Ogan Komering Ulu.

Prayitno menambahkan, penghargaan paiwisata yang diraih Purbalingga sebelumnya dalam tahun ini yakni Citra Pesona Award (Cipta) dari Kemenparekraf yang diraih Owabong bulan September, dan Penghargaan Gubernur Jateng pada 10 Desember lalu untuk Owabong sebagai obyek wisata terbaik se-Jateng dalam mendukung program Visit Jateng Years 2013. (BNC/tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response