Kilas Balik Dunia Gadget Indonesia 2013

Ditulis 24 Des 2013 - 12:37 oleh Sista BNC
|
Berita Kategori
Tak Berkategori
196
Dalam Tag

Jakarta (BNC) – Berbagai kejadian menarik perhatian telah terjadi selama tahun 2013, begitu pula dalam dunia teknologi.
Salah satu isu yang ramai dibicarakan antara lain penyadapan Australia kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan sang istri, Ani Yudhoyono, yang terungkap pada November silam.

Indonesia pun mengambil langkah tegas dengan menarik Duta Besar RI untuk Australia dan meninjau ulang kerjasama bilateral. Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop dan Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa kemudian bertemu membahas hubungan kedua negara yang sempat tegang akibat isu tersebut.

Juru Bicara Presiden Bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah beberapa waktu lalu menyatakan bahwa pemerintah Australia berkomitmen menata kembali hubungan yang lebih baik dengan Indonesia pascaisu penyadapan itu.

Di bidang game, tahun 2013 menjadi penanda rivalitas XBox One dengan Sony Playstation 4 yang peluncurannya hanya berselang sepekan.

Sony dari Jepang mengumumkan penjualan PS 4 melewati angka 2,1 juta dalam waktu 15 hari. Sedangkan Microsoft mengumumkan konsol video game Xbox One telah terjual dua juta unit dalam 18 hari sejak diluncurkan.

Aplikasi perpesanan WhatsApp pun berbahagia karena tahun ini pengguna aktifnya mencapai 400 juta tiap bulan, membuatnya unggul dari media sosial lain seperti Twitter yang hanya mencapai angka 230 juta.

Perihal gadget, para pemain besar seperti BlackBerry, Apple dengan Android-nya, Apple dengan iOS, dan Microsoft melalui Windows Phone berlomba-lomba untuk menjadi yang terunggul dengan berbagai inovasi dan produk-produk teranyarnya.

Di tengah hiruk pikuk persaingan, BlackBerry Messenger hadir untuk sistem operasi Android dan iOS, yang disambut penuh antusias oleh para pengguna platform lain.

Aplikasi yang menjadi salah satu alasan orang-orang menggunakan BlackBerry itu kini dapat dinikmati pengguna sistem operasi lain. Antusiasme terlihat jelas dari jumlah unduhan yang membludak, bahkan sebelum versi aslinya diluncurkan.

Akibatnya, sistem BlackBerry pun terganggu dan peluncuran aplikasi resmi tertunda.

Dua hari usai diluncurkan, aplikasi BBM yang diunduh sebanyak sepuluh juta dalam 24 jam pertama itu menduduki urutan pertama aplikasi gratis yang banyak diunduh di Google Play Store (toko aplikasi Android).

BlackBerry pun meluncurkan BBM Channels, sebuah forum yang menghubungkan orang-orang, merek serta komunitas secara aktif dan nyata, untuk pengguna BlackBerry OS 5 dan di atasnya serta BlackBerry 10 melalui BlackBerry World.

BlackBerry masih punya banyak pekerjaan rumah untuk memperkuat diri setelah eksklusivitas BBM berubah karena di penghujung tahun 2013 perusahaan tersebut melaporkan kerugian kuartalan besar-besaran akibat pengurangan nilai utang (write-down) dan biaya penurunan nilai aset.

BlackBerry melaporkan kerugian bersih sebesar 4,4 milyar dolar Amerika atau 8,37 dolar Amerika per saham pada kuartal ketiga yang berakhir 30 November.

Sementara itu, Apple menggebrak dengan produk baru iPhone 5s dan iPhone 5s. Dalam tiga hari sejak diluncurkan, Apple mengumumkan rekor penjualan pekan pertama sebanyak 9 juta unit. Apple berencana memperluas pasar di China dengan menjual dua produk teranyar itu Januari mendatang.

Android mengumumkan versi terbaru 4.4 bernama KitKat yang diambil dari nama merek coklat keluaran Nestle.

Google dan Nestle juga bekerjasama menyediakan 50 juta coklat berbentuk Android yang tersedia di 19 negara termasuk Australia, Brazil, Jerman, India, Jepang, Dubai, Rusia, Inggris, dan Amerika Serikat.

Fitur andalan dari KitKat meliputi peningkatan identitas pemanggil (caller-ID), prioritas kontak, tampilan mode terinci, karakter ikon Emoji Jepang, pencarian dengan suara, NFC dan cetak nirkabel, Bluetooth MAP (Message Access Profile), multitasking, dan kinerja hemat baterai.

Produsen gadget masih terus mengembangkan teknologi untuk membuat gebrakan baru, seperti layar lengkung. Samsung dengan Galaxy Round, ponsel pintar curved LG G Flex yang dirilis Oktober silam, dan Apple baru-baru ini memenangi paten layar lengkung dari Patent and Trademark Office Amerika Serikat.

Meski beragam produk ponsel pintar sudah tersedia di Indonesia, secara kuantitas jumlah penjualan smartphone masih kalah jauh dengan feature phone. Namun, diyakini angka itu akan terus menanjak dari waktu ke waktu.

Djatmiko Wardoyo, Direktur Marketing PT Erajaya Swasembada mengatakan persentase penjualan ponsel pintar tahun ini hanya mencapai sekitar 28 persen dari total penjualan telepon seluler Indonesia. Dia memprediksi angka itu akan melejit hingga 40 persen di tahun 2014.

“Secara value, tahun ini pendapatan dari smartphone bisa sampai 70 persen meski penjualannya lebih sedikit karena harganya memang lebih mahal. Untuk tahun depan, value smartphone bisa menyumbang hingga 80 persen,” kata dia.

Tahun 2014 juga diharapkan dapat menjadi tahun berkembangnya aplikasi buatan lokal baik untuk feature phone maupun smartphone.

“Tahun ini mulai tumbuh aplikasi lokal, saya berharap 2014 jadi tahun kebangkitan aplikasi lokal,” kata President Director & Chief Executive Officer Indosat Alexander Rusli.

Aplikasi-aplikasi tersebut berpotensi mengisi konten-konten unik operator yang diprediksi menjadi persaingan di akhir 2014 mendatang.

“Kompetisi 2014 operator Indonesia masih perang data, tapi di akhir 2014 diprediksi tiap operator akan bersaing dengan menyediakan konten-konten unik,” imbuh dia. (Antara)

Tentang Penulis

Leave A Response