Polres Purbalingga terima hibah tanah

hibah lahan mapolresPolres Purbalingga menerima hibah tanah seluas 7.600 meter persegi dari Pemkab Purbalingga. Tanah senilai Rp 2,763 milyar tersebut berada di Jalan Soekarno – Hatta Kalimanah. Tanah tersebut rencananya akan digunakan untuk mendirikan bangunan Mapolres yang baru.

Penyerahan dilakukan oleh Bupati Purbalingga Drs H Triyono Budi Sasongko,M.Si kepada Kapolres Purbalingga AKBP Drs Ruslan Effendi, M.Si di lahan tersebut, Senin (3/8). Ikut menyaksikan acara penyerahan tersebut Kapolda Jateng Irjen Pol Drs Alex Bambang Riatmodjo, dan Kapolwil Banyumas Kombes Pol HM Gufron.

Kapolda menyampaikan ucapan terima kasih yang sangat mendalam atas dukungan Pemerintah kabupaten Purbalingga yang telah peduli untuk mendukung kinerja kepolisian khususnya Polres Purbalingga. “Tidak ada kata-kata yang lebih tepat selain ucapan terima kasih kepada Bupati Purbalingga, Ketua DPRD dan seluruh masyarakat Purbalingga,” kata Kapolda.

Kapolda mengatakan, dukungan Pemkab Purbalingga dengan memberikan lahan hibah itu menunjukkan bahwa masyarakat Purbalingga sangat mendukung kondisi aman di wilayahnya. Rasa aman, lanjut Kapolda, merupakan prasayarat berlangsungnya pembangunan untuk mensejahterakan masyarakat. Jika situasi tidak aman, maka niscaya pembangunan akan berlangsung tidak baik. “Hibah tanah dari Pemkab Purbalingga, tentunya akan dapat meningkatkan kinerja jajaran Polres Purbalingga dalam menciptakan rasa aman,” kata Kapolda.

Kapolda mengatakan, hibah tanah yang diberikan Pemkab merupakan merupakan hal yang sakral. Tanah itu sakral,oleh karenanya, wujud pemberian hibah ini harus ditindaklanjuti dengan meningkatkan pengabdian jajaran PolresPurbalingga kepada masyarakat, bangsa dan negara. “Saya juga meminta, jangan sakiti hati masyarakat. Kalaupun polisi melakukan tindakan hukum, hendaknya dilakukan secara profesional sesuai aturan yang berlaku,”pesan kapolda.

Sementara itu Bupati Drs H Triyono Budi Sasongko, M.Si pertimbangan memberikan hibah tanah kepada Polres dilandasi beberapa hal. Pertama tanah Pemkab yang saat ini digunakan untuk Mapolres lama, sudah tidak memungkinkan lagi untuk dikembangkan karena luas lahannya yang terbatas. Sedang pada lokasi yang baru,posisinya sangat strategis sehingga memudahkan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus dapat meningkatkan kelancaran mobilisasi pasukan baik di dalam maupun ke luar wilayah Polres.

Pertimbangan lain karena pada tanah yang barucukup luas sehingga memungkinkan untuk pengembangan kantor dimasa mendatang, dan bidang tanah baru berdampingan dengan lapangan sepakbola yang sekaligus juga bisa dimanfatkan untuk kegiatan Polres (banyumasnews.com/pbg)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.