Demo BLT ricuh, petugas usir wartawan

Ditulis 02 Agu 2009 - 22:14 oleh Banyumas1

Demo menuntut pembagian bantuan langsung tunai (BLT) di Desa Pejogol Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas Minggu (02/07) berlangsung ricuh. Warga nyaris melakukan tindakan anarkis saat dialog tidak menemukan titik temu .Ratusan massa pendemo ini  menuntut pembagian BLT secara adil. Mereka mendatangi kantor desa setempat dan meminta aparat desa memberikan uang ganti kepada warga yang tidak mendapatkan uang BLT pada saat pembagian bulan Mei lalu. Mereka juga meminta kades untuk mundur, karena dinilai tidak bisa menyelesaikan masalah tersebut.

Khawatir terjadi gejolak, massa yang tampak marah ini kemudian diterima Kepala Desa Pejogol, Nohidin. Namun yang terjadi justru warga bertambah marah, karena aparat desa tidak bisa memberikan solusi. Dialog yang tegang ini berakhir dengan aksi saling umpat sehingga sejumlah perangkat desa meninggalkan ruangan.

Aparat desa yang gagal menenangkan pendemo akhirnya meminta warga untuk membubarkan diri. Kericuhan tidak hanya dengan pendemo, namun juga wartawan yang tengah meliput. Karena beberapa wartawan yang tengah berada ditengah massa tidak diperkenankan mengambil gambar. Dialog yang tidak menemui titik temu ini memicu kemarahan warga dan merekapun akhirnya membubarkan diri.

bltMenurut warga, kekesalan ini dipicu oleh pembagian BLT yang dinilai tidak adil. Dari 600 warga yang seharusnya menerima kartu BLT,  39 diantaranya tidak mendapat jatah. Namun pihak desa membantah dan menyatakan bahwa mereka yang tidak menerima BLT, karena dianggap mampu dan bukan tergolong warga miskin.(banyumasnews.com/n-1)

Tentang Penulis

1 Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. kang slamet 03/08/2009 pukul 06:00 -

    sithik sithik demo… pada sing sabar lah. Aparate ya kerjane sing lurus, dadi ora rubes. Nuwun

Leave A Response