Musim kemarau, sungai kering ditanamai palawija

Ditulis 02 Agu 2009 - 18:46 oleh Banyumas1

Musim kemarau mulai berdampak pada kehidupan masyarakat di Banyumas. Namun disisi lain banyak warga yang merasa diuntungkan dengan musim kemarau ini. Setidaknya seperti yang dilakukan warga desa Dharmakeradenan Kecamatan Ajibarang Banyumas ini. Mereka memanfaatkan sungai yang sudah mengering dengan menanami palawija dan sayuran.

Maka tak heran, hampir disepanjang Sungai Tajum berderet lahan baru tanaman palawija dan sayuran. Bahkan, beberapa lahan sudah dijaro agar tanaman tidak dimakan ternak unggas.

Wardiman salah satu warga Desa Darmakerdenan misalnya. Dia sengaja memanfaatkan sungai untuk dijadikan lahan tanaman palawija dan sayuran agar bisa menambah penghasilan keluarga. ” Prpun nggih mas (gemana yah mas-re) ketimbang mubah, yang lebih baik ditanduri cesim, muntul dan budin” ujar Wardiman.sungai kering
Dirinya juga mengaku, pemanfaatan lahan ini merupakan inisiatif pribadi. “Ini baru kali pertama warga memanfaatkan sungai untuk lahan pertanian,” tutur Wardiman.
Tanaman disepanjang Sungai Tajum ini tampak subur. Apalagi jenis tanaman yang ditaman di lahan tersebut tidak perlu membutuhkan banyak air. Mereka mengaku hanya membutuhkan pemupukan agar tanaman bisa tumbuh besar.
Marto petani lainnya mengaharap, pemanfaatan ini bisa memberikan hasil bagus. Selain untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga, hasil produksi palawija bisa dikonsumsi keluarga. “Ya itung itung memanfaatkan musim kering ini dengan sebaik baiknya,” ujar Marto (banyumasnews.com/pjl)

Tentang Penulis

Leave A Response