Pangkalan Mitan ilegal di Kebumen akhirnya Ditutup

Ditulis 31 Jul 2009 - 19:44 oleh Banyumas1

Sebuah pangkalan minyak tanah (Mintan) di Kabupaten Kebumen yang terlibat dalam penyelundupan minyak tanah beberapa hari lalu akhirnya ditutup. Tindakan ini dilakukan karena terbukti, di pangklan tersebut selama ini menjadi pusat kegiatan penyeundupan.

Koordinator Agen Minyak Tanah Kabupaten Kebumen Soenarko,mengatakan, bagi pangkalan yang terbukti menjual minyak tanah ke luar daerah akan ditutup operasionalnya. Sehingga pangkalan tersebut tidak bisa menjual minyak tanah atau tabung gas 3 kilogram.

Menurutnya, setiap pangkalan sudah tahu aturannya. Kalau sampai menjual ke luar daerah pasti akan ditutup usahanya. ” Namun kalau yang melakukan orang lain atau tengkulak malah ndak masalah,” ujar Soenarko menanggapi adanya panggagalan penyelundupan 6.022 liter minyak tanah dari Kebumen ke Tasikmalaya oleh Polsek Gombong, Jumat (31/7).

Kewajiban setiap pangkalan minyak tanah harus melayani masyarakat sekitarnya. Apabila masyarakat sekitar telah terpenuhi maka bisa melayani wilayah lain namun masih dalam satu kabupaten. Jadi pangkalan tidak bisa menjual minyak tanah ke luar daerah. Dan jika itu terbukti makan akan dikenai saksi.

Penasehat Hiswana Migas wilayah Kedu ini menyatakan mendukung sepenuh kepada aparat kepolisian untuk menindak tegas pelaku penyelundupan minyak tanah. Polisi harus bisa mencegah penyelundupan minyak tanah ke luar daerah. Meskipun penggunaan minyak tanah ini tinggal beberapa bulan. Karena setelah program konversi minyak tanah ke gas elpiji merata maka minyak tanah non subsidi akan ditarik dari pasaran.

Seperti yang diberitakan, 6.022 liter minyak tanah yang akan diselundupkan ke Tasikmalaya digagalkan Polsek Gombong di Desa Wero, Kecamatan Gombong, Selasa (28/7). Tersangka Bagarian (49) Warga RT 02/RW 01 Kelurahan Sambung Jaya, Kecamatan Mangkubumi, Tasikmalaya, mengaku mendapatkan minyak bersubdisi dari dua pangkalan di Kecamatan Sruweng seharga Rp 4.300/liter dan akan dijual kembali di Tasikmalaya dengan harga Rp 5.500/liter (banyumasnews.com/kbm)

Tentang Penulis

Leave A Response