Achmad Husein: Dana BAZDA Jangan Diselewengkan

 

BANYUMAS (BNC)-Bupati Banyumas, Ir Achmad Husien berharap dana BAZDA itu 100 persen bermanfaat dan tidak ada yang diselewengkan. Oleh karenanya saya minta para pimpinan SKPD yang ada di lingkungan pemerintah Kabupaten Banyumas untuk mengingatkan dan menggerakkan karyawan-karyawati di lingkungan kerjanya masing-masing agar tidak ragu-ragu menyerahkan zakat, termasuk infak dan shodaqoh kepada lembaga yang ditunjuk pemerintah ini.

 

Demikian sebagian isi sambutan Bupati Banyumas, Ir Achmad Husien usai mengukuhkan 35 orang pengurus Badan Amil Zakat Daerah (BAZDA) Kabupaten Banyumas Periode 2013-2015, Selasa (16/7) kemarin di Pendopo Sipanji. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain para anggota Forkompinda, rektor/pimpinan Perguruan Tinggi, kepala SKPD, pimpinan BUMN/BUMD, camat, kepala KUA, dan para pimpinan ormas Islam di Kabupaten Banyumas.

 

Komposisi pengurus BAZDA Kabupaten Banyumas periode 2013-2015 yang dikukuhkan berdasarkan SK Bupati Banyumas Nomor 365 Tahun 2013 tersebut terdiri dari 3 orang pada jajaran Dewan Pembina, 8 orang pada Dewan Pertimbangan, 5 orang pada Komisi Pengawas dan 19 orang pada Badan Pelaksana.

 

Dewan Pembina terdiri dari Bupati Banyumas, Ketua DPRD Kabupaten Banyumas dan Ketua MUI Kabupaten Banyumas. Dewan Pertimbangan diketuai oleh tokoh masyarakat Drs H Attabik Yusuf Zuhdi, dengan Wakil Ketua Drs H Bambang Sucipto MPdI (Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banyumas). Sekretaris I DR Lutfi Hamidi MAg (Rektor STAIN Purwokerto), dan Sekretaris II DR H Samsuhadi Irsyad SH MH (Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto).

 

Anggota Dewan Pertimbangan terdiri dari Drs H Tahrir Adnan (Ketua Pengadilan Agama Purwokerto), Drs H Masfuri (Ketua Pengadilan Agama Banyumas), KH Maulana Ahmad Hasan MPdI  (Ketua PC NU Kabupaten Banyumas), dan Drs H Ahmad Khifni dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas.

 

Lima orang anggota Komisi Pengawas terdiri dari Irawati SE (Staf Ahli Bupati Banyumas) selaku Ketua, Drs H Ansori MAg dari STAIN Purwokerto sebagai wakil ketua, Akhfar Trisnadi SH dari Inspektorat Kabupaten Banyumas sebagai Sekretaris, dan Mulyono SE dari Inspektorat Kabupaten Banyumas dan Hidayat SSos dari Al Irsyad Al Islamiyah Purwokerto sebagai anggota.

 

Selanjutnya 36 anggota Badan Pelaksana yang diketuai oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas Ir Mayangkoro, terdiri dari para tokoh masyarakat serta para pejabat pada Bagian Kesra Setda, Kantor Kemenag, Dinas Pendidikan, Dinhubkominfo, DPPKAD Kabupaten Banyumas, serta Universitas Muhammadiyah Purwokerto dan STAIN Purwokerto.

 

Bupati Achmad Husien mengatakan, keberadaan badan amil zakat disamping bersifat keagamaan, juga ditempatkan dalam konteks cita-cita bangsa, yaitu membangun masyarakat yang sejahtera, adil, dan makmur. Oleh karena itu, kata Husein, peningkatan daya guna badan amil zakat, khususnya dalam melakukan pembangunan ekonomi masyarakat musti dilakukan, yang dalam pelaksanaannya harus ada intervensi pemerintah dalam rangka mengentaskan kemiskinan (din)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.