Mengkritisi BLSM lewat Film Bernuansa Banyumas “Balsem”

Ditulis 09 Jul 2013 - 14:37 oleh Nanang BNC
BANYUMAS (BNC): Banyumas kermbali bakal menelorkan satu film lagi yang bernuansa Banyumasan. Setelah sukses dengean Film Televisi (FTV) Undangan Kuning dan Bintang Film, sebuah rumah produksi Citrasinema kembali membikin film berjudul
Balsem.
Film berdurasi 70 menit ini mencoba mengkritisi kebijakan pemerintah tentang Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM). Nampaknya penulis cerita Najib Kertapati ingin memotret sebuah prifil lain dari ramaianya BLSM tersebut.
Najib Kertatapi yang juga penulis FTV Undangan Kuning ini memotret sisi lain prifil kejujuran seorang tukang becak. Ditengah kesulitan ekonomi, tukang becak Joned yang diperankan Didi Hasyim masih sanggup menolak dana BLSM. Bahkan menolak
pemberiaan seorang kaya raya yang telah dtolongnya.
Meskipun dicibir dan diprovokasi teman akrabnya Kidin (diperankan Nanang Anna Noor), namun Joned tetap bersikukuh menjadi seorang yang jujur. Film yang disutradarai Dedi Setyadi dan berakhir happy ending ini akhirnya mengangkat Joned menjadi ketua RT.
Berbeda dengan produksi sebelumnya, kali ini Citrasinema menggandeng Cakra Buanaplus Purwokerto, sebuah rumah produksi yang selama ini banyak memproduksi film lokal. Pemain pendukung Balsem antara lain Dery Drajat, Dedi Sutomo, Didi Hasyim, Nanang Anna Noor, Adi Gatardi, Anugrah dan sejumlah pendukung lainnya. Film yang digarap selama 5 hari ini mengambil lokasi syuting di wilayah Purwokerto dan Banyumas.
” Kita besyukur dapata kepercayaan mendukung film ini. Terus terang casting juga sangat selektiv, sehingga aktor aktris yang main di film ini sudah sangat terseleksi,” ujar Mamok Ngudi Utomo, Direktur Cakra Buanaplus.
Sementara itu Nanang Anna Noor yang selama ini selalu ikut dalam produksi Citrasinema mengatakan, kemampuan pemain daerah harus selalu diperhitungkan. “Terbukti banyak teman teman di daerah yang sudah mampu bermain, meski masih
harus terus banyak belajar” ujar Nanang yang sudah terlibat di puluhan film dan sinetron
Menurut Nanang, pada saatnya nanti film bernuansa Banyumasan bakal menjadi ikon tersendiri yang menarik untuk ditonton . ” Dialek, logat dan ke khasan perilaku orang Banyumas, merupakan warna tersendiri dan menjadi tontonan menarik pemirsa,”
tambah aktor yang juga wartawan televisi ini (BNC/ambar)
Tentang Penulis

1 Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. riri 11/09/2013 pukul 02:55 -

    mana ni film nya nie…..
    share lah ke you tube

Leave A Response