50 Penyandang Difable Ikuti Assesment UCPWFH

Ditulis 14 Jun 2013 - 13:26 oleh Nanang BNC
PURBALINGGA (BNC)- Sebanyak 50 penyandang different ability (Difable) mengikuti pengukuran dan assessment (pemeriksaan) United Cerebral Palsy Wheels For Humanity (UCPWFH) di Pendopo Cahyana, Kamis (13/6). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari agar bantuan kursi roda elektrik yang akan diberikan sesuai dengan ukuran badan dan kebutuhan.
“Penyandang difable yang kami bantu khusus mereka yang menyandang Cerebral Palsy. Yaitu penyakit bawaan lahir yang menimbulkan gangguan sehingga mempengaruhi gerakan tubuh dan koordinasi otot, tapi bukan disebabkan oleh masalah pada otot atau syaraf,” ujar Ketua Tim UCPWFH Indonesia, Damaiyanti Teguh.
Sekitar 70 persen penyandang cerebral palsy yang hadir dalam kegiatan ini adalah anak-anak. Menurut Damaiyanti, cerebral palsy memang umum terjadi pada anak-anak dan secara permanen akan terus menimpa penyandangnya seumur hidup. Karenanya, salah satu peningkatan kualitas hidup bagi penyandang cerebral palsy dengan memberikan kursi roda.
“Memang kami prioritaskan anak-anak karena masa depan mereka masih panjang dan perlu perhatian. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat,” ujarnya.
 Sementara itu, Kepala Dinsosnakertrans Ngudiarto mengatakan pihaknya mencatat ada lebih dari 102 penyandang difable yang membutuhkan kursi roda. Namun, UCPWFH memilih mereka yang mengalami cerebral palsy untuk diprioritaskan karena jumlah kursi roda yang disediakan hanya 50 unit tiap kabupaten.
“Kalau data yang kami miliki, hingga akhir tahun 2012 ada 102 penyandang cacat berat. Mereka ini sudah tidak bisa apa-apa, hanya di tempat tidur. Selama ini bantuan pemerintah berupa uang senilai 300 ribu per bulan. Sebanyak 50 orang diantaranya ada bantuan kursi roda dari UCPMFH,” jelasnya.  (cie)


Tentang Penulis

Leave A Response