Teman Abu Dujana warga Banyumas pelaku bom Kuningan?

Ditulis 31 Jul 2009 - 08:06 oleh Banyumas1

SPEKULASI siapa pelaku bom di Hotel W Marriott dan The Ritz Carlton kini terus bergulir. Seorang teman Abu Dujana bernama Fauzan Fikri warga Desa Kebarongan, Kecamatan Kemranjen, Banyumas belakangan disebut sebut salah satunya. Pria ini pernah dekat dengan Abu Dujana, sebelum akhirnya teroris tersebut tertangkap di Kemranjen pertengahan Juni 2007 lalu.

Wajah yang diduga pelaku bom bunuh diri di Kuningan

Wajah yang diduga pelaku bom bunuh diri di Kuningan

Namun tuduhan Fauzan terlibat bom Kuningan dibantah keluarganya. Banyumasnews.com yang menyambangi rumahnya di Kebarongan Jumat (31/07) mendapatkan jawaban dari pihak keluarga. Mereka tampak sedih, saat dibuka pembicaran tentang Fauzan.

Menurut kakak ipar Fauzan, Bella Mao Bollang, Fauzan Fikri yang disebut-sebut sebagai teman Abu Dujana sudah dua tahun menghilang. Keluarga kehilangan kontak selama dua tahun lebih. Mereka yang pernah tinggal bersama di Dusun Tipar, Desa Alasmalang, Kebarongan, Kemranjen,sudah tidak pernah mendengar kabar Fauzan. Namun, Bella meyakini adik iparnya tidak terlibat dengan kasus bom di Mega Kuningan baru-baru ini.

“Kami kehilangan kontak dengan Fauzan sejak penangkapan Abu Dujana alias Yusron. Sudah berkali kali mencoba mencari keberadaan adik ipar saya tetapi tidak berhasil. Tetapi saya sangat yakin Fauzan tidak terlibat kasu bom Kuningan,” ujar Bella sembari mengusap matanya yang sembab.

Fauzan merupakan anak ke dua dari empat bersaudara. Ia mempunyai istri yang berasal dari Kecamatan Sokaraja, Banyumas bernama Nurhayati dan tiga orang anak. Selang sehari pasca penangkapan Abu Dujana, Fauzan menghilang hingga sekarang.

Saat itu, beredar kabar Fauzan berhasil meloloskan diri dari penggerebekan kedua yang dilakukan Densus 88 di Desa Kebarongan. Sejak peristiwa tersebut keluarga Fauzan tampak trauma. Bahkan, sampai saat ini istri Fauzan masih menutup diri.

Pihak keluarga juga membantah jika rumahnya pernah didatangi Densus 88 kembali. “Selama ini kami telah aman tinggal dan hidup di desa bersama keluarga. Tidak pernah ada lagi polisi yang kesini. Tolonglah biarkan kami hidup tenang. Jangan fitnah lagi keluarga kami,” tambah Bella yang akhirnya tak bisa menahan tangis.

Suasana kampung tempat tinggal Fauzan terlihat lebih tenang ketimbang dua tahun lalu. Saat itu beberapakali Densus 88 nenyambangi rumah ini, karen Fauzan Fikri dikenal dekat dengan Abu Dujana. Sekarang yang ada dalam benak keluarga, dimana keberadaan Fauzan sekarang. Mereka khawatir, Fauzan hanyalah salah satu korban dari konspirasi politik kepentingan Amerika (banyumasnews.com/n-1)

Tentang Penulis

Leave A Response