Aparatur Pemerintah Enggan Berhadapan dengan Masalah Hukum

Ditulis 13 Jun 2013 - 00:08 oleh Nanang BNC

BANJARNEGARA (BNC) : Bupati Banjarnegara Sutedjo Slamet Utomo mengemukakan, belakangan ini penegakan hukum khususnya pemberantasan korupsi oleh instansi penegak hukum terutama KPK sudah mendapat kepercayaan masyarakat. Hampir semua aparatur pemerintah kini juga enggan berhadapan dengan aparat penegak hukum .

Menurut bupati, pejabat kini berfikir seribu kali untuk berani bermain-main dengan anggaran negara atau anggaran daerah. Gencarnya pemberantasan korupsi juga sangat positif bagi keselamatan anggaran negara dan daerah, baik yang bersumber dari APBD maupun APBN.

“Baik APBN maupun APBD merupakan uang rakyat jadi semestinya digunakan sepenuhnya untuk membangun kesejahteraan rakyat,” lanjutnya.,” kata bupati pada Sosialisasi Inpres Nomor 5 tahun 2004 dan Disiplin PNS dalam pelaksanaan LHKPN di Aula Sasana Bhakti Praja Banjarnegara Selasa (11/6).

Lebih lanjut bupati mengemukakan,paradigma aparatur berebut untuk menjadi pimpinan proyek bahkan sampai melakukan manuver-manuver saat ini telah berubah. Kini banyak aparatur yang menghindar memegang tugas tersebut, sehingga pimpinan unit kerja saat ini kadang merasa kesulitan mencari orang yang bersedia memegang jabatan sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

kpkjuni2013
Apalagi Gratifikasi dapat menyebabkan seseorang memasuki ranah hukum dalam melaksanakan tugasnya, memang ini mengkhawatirkan karena indikasi tersebut akan membuat kinerja pembangunan dan kepercayaan public terhadap gerak pembangunan menjadi berkurang.

“Kita harus berkomitmen memberantas korupsi dan menyadari bahwa penegak hukum termasuk KPK jangan di anggap musuh sepanjang kita melaksanakan tugas dan fungsi sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku,” terang bupati.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Banjarnegara Titho Agus Wigono mengatakan dari sosialisasi LHKPN ini aparatur dapat bisa memahami dan melaksanakan komitmen percepatan pemberantasan korupsi dan mewujudkan penyelenggaraan negara yang bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (anh)

Tentang Penulis

Leave A Response