Pasca penahanan,Sekda Cilacap dibesuk puluhan pendukung

Ditulis 30 Jul 2009 - 19:31 oleh Banyumas1

Meski telah menjadi tahanan titipan Kejakan Negeri Cilacap, namun rasa simpati pendukung Sekda Cilacap Suprihono terus mengalir. Puluhan pembesuk sejak Sekda itu berada di tahanan terus mengalir. Selain keluarga, mereka merupakan kerabat dan warga yang simpati terhadap Sekda tersebut.

Saking antrinya jumlah orang yang berniat menjenguk Sekda, pihak Kejari setempat mengaku kewalahan untuk memberikan ijin. Karena dalam kasus ini diberlakukan prosedur, siapun yang akan membesuk Sekda di LP Cilacap harus melalui kejaksaan untuk mendapatkan ijinnya.

Menurut Kasi Pidsus Andi Permana pada hari ini (Kamis 30/7) saja sampai siang ini sudah lebih dari 25 orang yang membesuk. ” Karena itu kami membatasi dan mohon maaf mas wartawan yang mau mbesuk besok lagi ya,” ujar Andi.

Sebagian besari para pembesuk Sekda yang memenuhi antrian adalah para pejabat di lingkungan Setda Cilacap dan para tokoh masyarakat. Soeprihono resmi menjalani tahanan di LP Cilacap sejak 24 Juli lalu. Ia menjalani tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembebasan tanah untuk PLTU Bunton senilai sekitar Rp 2,02 milyar. Kapasitas Sekda sendiri adalah sebagai ketua tim sembilan yang memfasilitasi pembebasan tanah .

ruang tahananSeperti diberitakan,Sekda Cilacap Suprihono akhirnya resmi ditahan oleh pihak Kejaksaan menyusul selesaianya tahap awal pemeriksaan terhadap dirinya.

Suprihono yang menjadi tersangka kasus pengadaan lahan PLTU Bunton. Dia merupakan orang yang paling bertanggung jawab atas kasus yang merugikan negara sebesar Rp 2 miliar tersebut (banyumasnews.com/n-1)

Berita terkait:

http://banyumasnews.com/2009/07/24/sekda-cilacap-akhirnya-ditahan/

Tentang Penulis

1 Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. Raden Pucuk Pinus 30/07/2009 pukul 22:33 -

    Selamat menikmati hotel prodeo he..ha…dela maning umaheh mengdo di dol ngo mbayar pengacara wk..wk…inilah azab sorang koruptor tanah timbul (judul artikel majalah hidayah) he..he…

Leave A Response