Bupati Minta SKPD Kerja Cepat, Cermat dan Berkualitas

Ditulis 05 Feb 2013 - 19:16 oleh Nanang BNC

PURBALINGGA(BNC) Bupati Purbalingga Drs H Heru Sudjatmoko MSi mengingatkan jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk meningkatkan komitmen kerja utamanya menyangkut pembangunan infrastruktur. Komitmen yang tengah gencar dikampanyekan Bupati adalah ‘Kerja Cepat, Cermat dan Berkualitas’.

“Komitmen ini perlu saya tegaskan kembali mengingat tahun 2013 ini saya canangkan sebagai ‘Tahun Pembangunan’ serta masih banyaknya proses penyelesaian proyek anggaran 2012 lalu yang tidak tepat waktu,” tegas Bupati Heru, saat meresmikan sejumlah sarana dan prasarana kesehatan yang dipusatkan di Puskesmas Serayu Larangan, di Desa Serayu Larangan, Kecamatan Mrebet, Senin (4/2).

            Bupati juga mengingatkan, dalam melaksanakan pembangunan Pemkab tidak bekerja sendiri dan bermitra dengan pihak ketiga yaitu para kontraktor penyedia jasa pembangunan. Karenanya, komitmen yang tengah dibangun Pemkab, harus diimbangi oleh jajaran mitra kerja.

            ”Perlu kerjasama agar semua bisa berjalan selaras. Saya berharap mitra kerja juga menyamakan komitmen untuk kerja cepat dan cermat dengan hasil yang berkualitas,” kata Heru

            Dibagian lain, khusus untuk para tenaga kesehatan, Bupati Heru berpesan untuk terus berusaha mengembangkan sistem pelayanan kesehatan yang sudah ada. Sudah sejauh mana sistem pelayanan yang ada di fasilitas kesehatan seperti Poliklinik Kesehatan Desa (PKD), Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan Rumah Sakit dilaksanakan dengan baik.

            ”Sudah sejauh mana Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dipromosikan sehingga sampai kepada masyarakat. Mudah-mudahan dengan dukungan sarana dan prasarana kesehatan yang semakin baik, mampu mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di semua lini,” pinta Bupati Heru.

            Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga drg Hanung Wikantono MPPM, menuturkan pada tahun ini masih banyak pekerjaan yang membutuhkan kerja keras seluruh pelaku kesehatan di Purbalingga. Dari evaluasi kinerja 2012, kata Hanung, masih butuh kerja keras untuk menurunkan angka kematian ibu melahirkan. Pada 2012 lalu, tercatat ada 136 kematian ibu melahirkan per 100.000 kelahiran hidup. Sementara target pembangunan milenium (MDG’S) pada 2015 adalah 102. Demikian juga dengan penanganan penyakit menular seperti Tuberculosis (TB) yang mengalami peningkatan pada 2012.

            Kerja keras lainnya, lanjut Hanung, menyangkut pemenuhan cakupan pemberian imunisasi dan ASI eksklusif yang capaiannya belum maksimal. ”Pemenuhan sarana prasarana kesehatan seperti yang diresmikan saat ini, dapat mendukung tercapainya MDG’s (Millenium Development Goal’s) kesehatan di Kabupaten Purbalingga,” kata  Hanung.

            Terpisah, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Sapras Kesehatan tahun 2012, Sutaryo mengungkapkan, sejumlah sarpras kesehatan yang diresmikan terdiri Puskesmas Serayu Larangan, Kemangkon, Karanganyar, Kutasari,  Pengadegan, dan Puskesmas Bukateja. Serta dua buah PKD masing-masing PKD Sirau di Desa Sirau, Kecamatan  Karangmoncol, dan PKD Lambur di Desa Lambur, Kecamatan Mrebet.

”Pembangunan dan pembenahan sejumlah sapras bidang kesehatan itu dilaksanakan pada tahun anggaran 2012 dan menelan dana sekitar Rp 4,8 milyar,” jelas Sutaryo.

Usai peresmian di Puskesmas Serayu Larangan, Bupati menyempatkan diri meninjau PKD Lambur (Mrebet) dan Puskesmas Kemangkon. Dari Kemangkon, rombongan menuju Kedungbenda untuk meninjau pembangunan jembatan Linggamas. (BNC/har)

Tentang Penulis

Leave A Response