Jalur Purwokerto ke Tegal terhambat longsor tebing depan SMA Muhammadiyah Tonjong

Ditulis 06 Jan 2013 - 14:55 oleh Banyumas1

TONJONG (BNC) – Longsor yang terjadi di tebing depan SMA Muhammadiyah Tonjong, Brebes Sabtu sore (5/1) membuat jalur dari Purwokerto ke Tegal dan sebaliknya terhambat antrian panjang kendaraan yang akan melintas, disebabkan petugas dan warga menggunakan sistem buka tutup kendaraan yang melintas. Hal ini dilakukan untuk menghindari bahu jalan yang beresiko amblas di sebelah selatan dekat tebing yang longsor.

Longsor tebing dengan kedalaman kurang lebih 30 meter itu juga mengancam dua rumah warga. Tebing itu berada di bawah bahu jalan, dimana terdapat sungai Kalong yang melintas dari lereng Gunung Slamet dan bermuara di Sungai Glagah, dimana sungai Glagah melintas di sebelah selatan Ciregol.  Di wilayah kecamatan Tonjong diketahui terdapat beberapa titik lokasi rawan longsor dengan kondisi tanah labih, seperti di Ciregol Kelurahan Kutamendala dan di desa Tonjong, Kec. Tonjong di depan (tepatnya di seberang) SMA Muhammadiyah. Di musim hujan luapan air sungai Kalong, Glagah dan Pedes sangat besar.

Longsor tebing ini mengancam putusnya jalan nasional yang menghubungkan wilayah Pantura dengan selatan Jateng. Antara badan jalan dengan bibir tebing berkedalaman hampir 30 meter tersebut, kini sudah tidak ada jarak lagi.

Menurut beberapa warga sudah lama sebenarnya longsornya tebing Sungai Kalong itu dikhawatirkan oleh warga, namun tidak ada upaya maksimal untuk pencegahan. Semakin hari kikisnya tanah oleh sungai Kalong semakin menjadi dan mendekat ke bahu jalan. “Nah pada saat hujan deras di Sabtu sore itu terjadi longsor yang mendekati bahu jalan”, kata Nodri warga Tonjong yang tinggal di depan Koramil Tonjong, yang dekat dengan lokasi longsor. (BNC/ist_)

Tentang Penulis

Leave A Response