Realisasi ADD Banyumas Tahun 2012 Capai 76%

Ditulis 26 Sep 2012 - 22:50 oleh Nanang BNC


BANYUMAS (BNC): Bantuan Alokasi Dana Desa (ADD) dari pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada Kabupaten Banyumas untuk Tahun Anggaran 2012, yang telah terealisir hingga bulan September tahun ini telah mencapai 76%, atau sebesar Rp. 19.667.697.440 dari pagu anggaran sebesar Rp. 26.000.000.000.

Demikian diungkapkan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (Bapermaspkb) Kabupaten Banyumas, dr Widayanto MKes dalam Rapat Koordinasi Penguatan Program dan Kelembagaan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Tahun Anggaran 2012 dengan agenda Evaluasi Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2012, bertempat di Balai Kelurahan Kranji Kecamatan Purwokerto Timur, Rabu (26/9) kemarin.

Widayanto merinci, ADD Tahap I 20% terealisasi sebesar Rp 5.025.020.461, kepada 292 desa dari 301 desa sehingga masih ada 9 desa yang belum terealisasi. Dari jumlah ini 7 desa dalam proses realisasi sementara 2 desa belum ada pengajuan yaitu Desa Cikembulan Kecamatan Pekuncen dan Desa Jompo Kulon Kecamatan Sokaraja. Saat ini pihak Bapermas PKB telah mengadakan pembinaan.

Selanjutnya ADD Tahap II 70% terealisasi sebesar Rp. 14.598.044.730, diberikan kepada 241 desa dari 301 desa sehingga masih ada 60 desa yang belum direalisasi. Sedangkan ADD Tahap III 10% baru terealisasi 5 desa pengaju pertama dari 301 desa sehingga masih terdapat 296 desa yang belum terealisasi. Jumlah anggaran terealisasi baru mencapai Rp. 44.627.249.

Adapun 5 desa pertama yang sudah bisa direalisasikan ADD Tahap III 10% dan kemudian diserahterimakan secara simbolis oleh Bupati Banyumas, Drs Mardjoko MM pada pembukaan rakor adalah Desa Alasmalang, Kedungpring, dan Sibrama ketiganya dari wilayah Kecamatan Kemranjen, Desa Paningkaban Kecamatan Gumelar, dan Desa Pliken Kecamatan Kembaran.

Dalam laporannya Widayanto juga membeberkan, total alokasi dan lokasi penerima bantuan keuangan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2012 meliputi Bantuan Keuangan untuk pembangunan desa berkembang kepada 16 desa dalam wilayah 13 kecamatan di Kabupaten Banyumas, masing-masing sebesar Rp. 100.000.000. Selanjutnya Bantuan Keuangan untuk sarana pemerintahan desa, diberikan kepada 301 desa masing-masing Rp. 5.000.000.

Selanjutnya Bantuan Keuangan untuk sarana prasarana kearsipan pemerintah desa kepada 36 desa dalam wilayah 6 kecamatan di Kabupaten Banyumas masing-masing sebesar Rp. 2.000.000, dan Bantuan Keuangan untuk prasarana pemerintahan desa kepada 12 desa dalam wilayah 7 kecamatan di Kabupaten Banyumas masing-masing sebesar Rp. 20.000.000.

Rakor diikuti oleh 324 orang, terdiri dari para Kepala Desa dan Camat di Kabupaten Banyumas, dan menghadirkan 4 orang narasumber yaitu dari Bapermaspkb Kabupaten Banyumas, Bappeda Kabupaten Banyumas, Kantor Perpusarda Kabupaten Banyumas, dan Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Banyumas.

Rakor dilaksanakan untuk mengetahui perkembangan dan penyelesaian permasalahan yang muncul, serta sebagai masukan bagi pelaksanaan tahun berikutnya guna tercapainya optimalisasi penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan desa sehingga berdayaguna dan berhasilguna.

Tujuannya secara spesifik adalah untuk meningkatkan koordinasi antara provinsi dan kabupaten, menginformasikan kepada Kepala Desa Penerima Bantuan Keuangan kepada Pemerintah Desa di Kabupaten Banyumas Tahun 2012, serta mengeksplorasi bahan masukan formulasi pemecahan masalah terkait alokasi dan lokasi penerima bantuan keuangan kepada pemerintah desa di Kabupaten Banyumas tahun 2012.

Bupati Banyumas, Drs Mardjoko MM dalam sambutannya ketika membuka rakor berpesan kepada para penerima bantuan agar dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan peruntukannya, berdasarkan petunjuk yang telah ditetapkan, serta menghindari segala macam bentuk penyelewengan.(BNC/sbr)

 

Tentang Penulis

Leave A Response