Ketika Napi Berolah Seni Kenthongan

Ditulis 17 Agu 2012 - 18:54 oleh Yit BNC

Purbalingga – Para penghuni rumah tahanan (rutan) Purbalingga (Jateng) ternyata memiliki kelompok musik kenthongan (thek-thek). Penampilannya tak kalah dengan grup thek-thek lainnya di seputaran Banyumas. Namun, sayangnya grup ini hanya tampil sekali setahun, saat acara upacara penyerahan remisi dalam rangka HUT RI.

Ketika menyambut rombongan Bupati Purbalingga Heru Sudjatmoko dan jajaran Muspida, Jum’at (17/8/2012) grup thek-thek yang bernama Laras Perwira tampil apik. Sejumlah lagu perjuangan seperti Tujuhbelas Agustus disajikan dengan diselingi atraksi.

”Kami sengaja menampilkan kelompok musik kenthongan ini. Selain untuk nguri-nguri budaya Banyumasan, juga sebagai salah satu sarana hiburan bagi para napi dan tahanan,” kata kepala Rutan Purbalingga Herman sawiran, Bc.Ip, SH, disela-sela upacara pemberian remisi.

Menueut Herman, anggota kelompok musik ini sebanyak 30 orang. Keanggotaannya berganti-ganti seiring dengan tahanan yang sudah bebas dari penjara. ”Untuk tetap eksis, kami rutin menggelar latihan, meski anggotanya berganti-ganti,” kata Herman.

Sementara itu, jumlah napi yang menerima remisi seluruhnya 40 orang yang terdiri remisi umum I sebanyak 32 orang dengan rincian remisi 1 bulan 18 orang, 2 bulan 13 dan remisi 3 bulan 1 orang. Sedang remisi umum II sebanyak 8 orang yang terinci remisi 1 bulan 6 orang dan 2 bulan 2 orang. ”Dai jumlah penerima remisi itu, 8 orang  langsung bebas,” katanya.

Herman menambahkan, kapasitas Rutan Purbalingga sebanyak 78 orang, namun saat ini diisi 177 penghuni. Jumlah blok yang ada sebanyak 4 buah yang terdiri blok wanita dan anak-anak masing-masing satu buah, dan dua buah blok untuk dewasa. (BNC/tgr)

 

 

Tentang Penulis

Leave A Response