Bus Hantam Pickup, Tiga Luka, Sebuah Kios Hancur

Ditulis 12 Agu 2012 - 19:28 oleh Yit BNC

Purbalingga – Sebuah kecelakaan yang melibatkan bus dan kendaraan pick up terjadi di jalur rawan kecelakaan  di Dusun Bayeman, Desa Tlahab Lor Kecamatan Karangreja, Purbalingga (Jateng), Minggu (12/8) siang

Warga menyaksikan bus dan mobil pick up yang terlibat kecelakaan di jalur tengkorak, Bayeman, Karangreja, Purbalingga, Minggu (12/8). (BNC/ry)

. Jalur ini biasa disebut oleh para sopir sebagai jalur tengkorak. Dalam kecelakaan itu, tiga orang mengalami luka-luka, dan sebuah kios dipinggir jalan rusak parah ditabrak bus.

Kecelakaan terjadi saat bus Lestari Muda R 1437 AC yang dikemudikan  Joko Agus Suseno (40) warga Desa Serayu Karanganyar RT 1/3, Kecamatan Mrebet, Purbalingga melaju dari arah Utara (Karangreja) menuju Selatan (Purbalingga). Saat di jalan menurun dan berbahaya, dengan kecepatan laju kedaraan 70 kilometer/jam, Agus berusaha mendahalui sebuah kendaraan di depannya yang belum diketahui identitasnya. Agus tidak memperhitungkan situasi jalan yang ramai dan badan jalan yang sempit. Sementara dari arah berlawanan muncul  sebuah kendaraan pick up R 1910 YC yang dikemudikan Tofik (21) warga Desa Siwarak RT 20/05 Kecamatan Karangreja, Purbalingga.

Agus tak bisa mengendalikan laju kendaraannya dan berusaha membanting setir ke arah kanan hingga akhirnya bertabrakan dengan pick up. Setelah menabrak, bus Lestari Muda tetap berjalan tanpa arah hingga akhirnya menabrak sebuah kios yang berada di sisi Barat Jalan  Raya.

Korban luka-luka masing-masing Tofik, sopir pick up, kemudian dua lainnya semuanya penumpang pick up yakni Ariyani (18) yang mengalami patah tulang kaki kanan, warga Desa Siwarak, Karangreja,  Salamah (49) warga Desa Siwarak RT 3/10 Karangreja. Korban saat ini dibawa ke RSUD Goeteng Tarunadibrata, Purbalingga guna menjalani perawatan lebih lanjut. Sementara Joko Agus hanya mengalami luka lecet. Penumpang bus juga tidak ada yang mengalami luka-luka.

Kapolres Purbalingga AKBP Ferdy Sambo, SH, S.IK, MH yang dikonfirmasi melalui Kasat Lantas AKP Wahono mengatakan, kecelakaan disebabkan karena sopir bus Lestari Muda tidak memperhatikan situasi jalan yang berbahaya. “Jalur jalan Bayeman merupakan rawan kecelakaan, kami sudah menempatkan pos polisi di Bayeman dan selalu meminta kepada para pengendara mobil maupun motor untuk berhati-hati. Tidak perlu mendahului karena ruas jalan juga sempit,” kata Wahono. (BNC/tgr)

 

Tentang Penulis

Leave A Response