Pemkab Ancam PNS Mangkir Pasca Libur Lebaran

Ditulis 11 Agu 2012 - 23:06 oleh Yit BNC

PURBALINGGA   – Pemkab Purbalingga jauh-jauh hari mengingatkan kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mangkir pasca cuti bersama Idul Fitri 1433 H akan dikenai sanksi tegas. Sanksi yang diberikan mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin PNS dan juga Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi (Menpan & RB)  nomor 13 tahun 2012 tentang Pelaksanaan Disiplin PNS, TNI, Polri dalam Rangka Hari Raya Idul Fitri.

“Kami sudah mengingatkan sejak saat ini, jika tetap saja ada PNS yang membandel dan mangkir kerja tanpa alasan jelas usai melaksanakan cuti bersama, maka kami tidak akan mentolerir dan akan memberikan sanksi tegas,” kata Asisten Pemerintahan Pemkab Purbalingga Kodadiyanto, SH, MM, usai menggelar rapat Tim Pemantau PNS, Jum’at (10/9).

Dijelaskan Kodadiyanto, pihaknya telah membentuk empat Tim untuk melakukan pemantauan kerja pasca libur lebaran. Tim terdiri dari unsur Inspektorat, Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Satpol PP, dan sejumlah instansi terkait lainnya. “Tim akan bekerja secara acak dan tanpa memberitahukan terlebih dahulu kepada instansi yang akan disidak,” kata Kodadiyanto.

Kodadiyanto menyatakan, berdasar SE Menpan, Idul Fitri akan jatuh pada 19 – 20 Agustus 2012. Sedang cuti bersama tanggal 21 – 22 Agustus.  SE Menpan ini lebih mengarahh pada instansi yang melaksanakan tugas lima hari kerja. Pemkab Purbalingga menyesuaikan dengan hari Sabtu Libur bersama. Sehingga libur PNS akan mulai pada 17 Agustus hingga 22 Agustus 2012.  “Meski sudah tanggal merah, pada tanggal 17 Agustus seluruh PNS tetap masuk dan mengikuti upacara bendera peringatan HUT RI ke-67,” kata Kodadiyanto.

Kodadiyanto meminta kepada para pimpinan instansi untuk memantau bawahannya masuk kantor atau tidak pada hari pertama kerja usai menjalani cuti Lebaran tersebut. Bagi Instansi yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat seperti di rumah sakit, Puskesmas dan instansi lainnya, Kodadiyanto meminta agar tetap dilayani sebaik mungkin. Bisa diatur jadwal piket sehingga pelayanan publik tetap jalan.

Kodadiyanto menambahkan, berdasar pengalaman selama ini, ada kecenderungan pula PNS mulai mangkir kerja pada menjelang Idul Fitri. “Nanti juga akan ada tim khusus dari BKD dan Inspektorat yang akan memantau kehadiran PNS sebelum libur bersama atau cuti bersama,” tambah Kodadiyanto. (BNC/tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response