Waspadai Rawan Laka dan Macet

Ditulis 10 Agu 2012 - 19:33 oleh Yit BNC

* Operasi Ketupat Candi 2012

PURBALINGGA – Para pemudik yang akan melewati Purbalingga diminta untuk mewaspadai beberapa titik lokasi rawan kecelakaan dan macet.

Dari data Satlantas Polres Purbalingga, lokasi rawan kecelakaan ada empat titik yaitu Tanjakan Bayeman sepanjang 20 Kilometer di ruas jalan Bobotsari-Pemalang, ruas jalan Purbalingga-Bobotsari tepatnya di Desa Gembong, Kecamatan Bojongsari, Jl Raya Blater perbatasan Purbalingga-Banyumas dan ruas jalan Purbalingga-Bukateja.

Sedangkan lokasi rawan macet meliputiĀ  Jl Raya Pasar Bobotsari, Jl Raya Bohongsari Km 5 (lokasi Owabong) dan Jl Ahmad Yani dalam kota dimana lokasi pabik rambut PT Boyang.

Kapolres Purbalingga, AKBP Ferdy Sambo mengatakan, sebagai antisipasi mencegah kecelakaan dan kemacetan, pihaknya menerjunkan 265 personel dibantu oleh TNI, dinas terkait dan organisasi masyarakat lainnya.

“Kita sebar di 5 Pospam (Pos Pengamanan) danĀ  20 pos pelayanan yang membantu pemudik dan kegiatan masyarakat lainnya,” katanya dalam gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2012 di Alun-alun Purbalingga, Jumat (10/8).

Di lokasi rawan kecelakaan ditempatkan anggota yang akan melakukan pengaturan, penjagaan dan pengalihan arus lalu lintas sebagai antisipasinya. Unit Laka juga disiapkan serta pemasangan rambu-rambu. Sedangkan di lokasi rawan macet disiapakan petugas yang akan mengurainya dengan mengalihkan arus lalu lintas, pemasangan rambu dan berkoordinasi dengan instansi terkait.

Kapolres optimis jika penanganan kemacetan dapat ditanggulangi terutama kendaraan yang datang dari arah Pemalang. Pasalnya tanjakan Ciregol telah selesai diperbaiki dan sudah dibuka untuk dilalui kendaraan.

“Kemarin saya pantau dari Pemalang, truk-truk besar sudah berkurang, namun kami tetap antisipasi dengan menempatkan personel mulai dari perbatasan hingga Bobotsari,” katanya.

Sebelum lebaran, polisi juga akan berkonsentrasi di jalur perkotaan terutama di pertokoan yang dipastikan ramai oleh masyarakat. Saat lebaran hingga H+7 polisi berkonsentrasi ke tempat-tempat rekreasi yang memang rawan macet.

“Kami juga tetap melaksanakan patroli rutin baik tertutup maupun terbuka untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan,” imbuhnya.

Kapolres berpesan kepada pemudik untuk menaati seluruh peraturan lalu lintas agar mereka selamat sampai tujuan. Sedangkan untuk masyarakat yang berlebaran, untuk berkoodrinasi dengan Polsek setempat agar keamanan rumah dikontrol. (BNC/r)

Kapolres Purbalingga AKBP Ferdy Sambo, SIK, SH, MH memasang pita sebagai tanda dimulainya Operasi Ketupat Candi 2012. (BNC/tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response