Mansur Ghozali Produksi Box Sound System

Ditulis 06 Agu 2012 - 21:01 oleh Yit BNC

PURBALINGGA – Sebuah perhelatan acara tentu tak bisa dipisahkan dengan kebutuhan perangkat sound system. Perangkat ini akan membuat suasana meriah dan yang jelas membuat perhelatan jadi sumringah.

Dibalik keberadaan sound system, ada tangan-tangan terampil yang memproduksinya. Adalah Mansur Ghozali, lelaki kelahiran 23 November 1968 ini tekun membuat box perangkat sound system. Usaha Mansur digeluti mulai tahun 2000. Ia mencoba membuat box speaker untuk keperluan sendiri. Ketika itu Mansur juga membuka penyewaan sound system.

Bisnis yang dirintis bersama istrinya Surya Kasih agaknya mulai ada titik terang. Peralatan sound system milik Mansyur laris dipinjam oleh banyak orang di banyak acara. Dari mulut ke mulut, usaha persewaan itu semakin meluas. Tempat persewaan lain akhirnya mulai melirik ke Mansur untuk mengetahui rahasia apa dibalik banyaknya pelanggan.

Mansur bukan tipe orang pelit. Ia selalu membagi ilmunya dengan teman-teman yang bergelut dalam persewaan sound system. Tukar menukar informasi bukan merupakan hal yang tabu baginya. Bahkan, para rekan bisnis di luar Purbalingga banyak yang berkonsultasi ke Mansur. Bapak dua orang anak ini pun akhirnya membuka komunikai melalui facebook. Mansur juga membuat grup facebook yang beranggotakan terbuka bagi siapa saja. Grup facebook itu diberi nama Candra Sound system/MG Custom. Nama Candra merupakan nama anaknya, sedang MG kepanjangan dari naman Mansur Ghozali.

”Lewat facebook itu, banyak penggemar dan rekan bisnis yang saling bertukar pendapat soal sound system. Ibaratnya kami saling bertukar informasi mulai dari model box speaker hingga soal harga,” kata Mansur, Jum’at (3/8).

Box speaker buatan Mansur ternyata sudah banyak dipakai di sejumlah cafe dan mall di Purwokerto. Namun, nama merknya biasanya sengaja disimpan oleh pembeli. Mungkin mereka gengsi jika harus memasang produk buatan lokal. Mansur memberi label box speakernya dengan nama ’MG Custom Box’. Namun, nama ini seringkali tidak dipasang atas pesanan konsumen. ”Soal nama merk tidak masalah, yang penting usaha saya tetap lancar,” kata Mansur yang juga memiliki hobi beternak kelinci ini.

Peralatan sound system yang dibuat Mansur, selain box speaker, juga ada harcase asesories dan perakitan jaringan sound system. Untuk box dan harcase yang dibuat Mansur cukup kuat sehingga banyak digemari konsumen yang sebagian besar para usaha persewaan sound system. ”Box speaker dan harcase asesories yang kami buat menggunakan bahan fiber dan textur kulit jeruk,” kata Mansur yang menggeluti usahanya secara otodidak.

Soal harga, barang-barang produksi Mansur boleh dibilang lebih murah dari yang dijual di toko atau produksi pabrikan. Harga box speaker menyesuaikan ukurannya. Harga terendah sekitar Rp 750 ribu dan termahal Rp 2 juta. ”Konsumen selanjutnya akan memesan peralatan speaker sendiri atau kami juga bisa memasangkannya,” kata Mansur yang membuka usaha di Jalan Cempaka Raya Nomor 150 Perum Penambongan Purbalingga.

Dalam satu bulan, Mansur rata-rata menerima pesanan antara 10 hingga 15 box speaker. Untuk satu box ukuran besar dikerjakan selama dua hari. Soal model, diperoleh dari ide sendiri atau mencontoh dari toko namun dimodifikasi dan berselancar di internet. Terkadang, Mansur juga harus mengunjungi pameran sound system di Jakarta atau Bandung. Mansur yang dibantu dua karyawannya, tak mau berpangku tangan. Ia tetap turun tangan langsung membuat box tersebut.

”Saya ingin memastikan hasil pekerjaan harus bagus dan sesuai pesanan konsumen, oleh karenanya saya harus turun tangan langsung mengawasi pekerjaan produksinya,” kata Mansur yang mengaku pesanan box dan perbaikan perangkat sound system menjelang lebaran ini semakin meningkat. (tgr).

Mansur (berkacamata) turun tangan langsung mengerjakan pesanan konsumen (BNC/tgr)

Tentang Penulis

& Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. umar rohadi 07/07/2013 pukul 02:26 -

    bang minta no contaknya.apa pin BB’a

  2. faiz 30/03/2013 pukul 14:59 -

    minta no hp nya mas???

Leave A Response