Jelang Ramadhan, Pemkab Getol Stabilkan Harga

Ditulis 17 Jul 2012 - 10:49 oleh Banyumas1

 

PURBALINGGA, HUMAS (BNC) – Bupati Drs H Heru Sudjatmoko MSi mengatakan pihaknya tengah getol menstabilkan harga kebutuhan pokok di pasaran untuk mengantisipasi lojakan harga yang fantastis menjelang Ramadhan. Rencananya, dalam waktu dekat melalui SKPD terkait dan TP PKK Purbalingga, Pemkab Purbalingga akan melakukan operasi pasar.

“Kenaikan harga sudha menjadi kemestian, namun kita tepa berupaya minimal harga tidak terlalu melonjak drastis,” tegasnya didampingi Wakil Bupati Purbalingga Drs H Sukento Ridho Marhaendrianto MM kepada wartawan di Halaman Pendopo Dipokusumo, Senin (16/7).

Menurut Bupati, sirkulasi komoditi kebutuhan pokok juga tetap berjalan lancar sepanjang tidak ada penimbunan dari para spekulan. Namun jika memang terjadi penimbunan, pihaknya akan menurunkan tim untuk mengecek kebenaran informasi yang masuk. Dan jika benar dan terbukti adanya penimbunan, pihaknya akn segera menyerahkan persoalan kepada yang berwajib (kepolisan).

“Penimbunan itu sudah termasuk tindak criminal dan itu sudha menjadi ranahnya kepolisian,’ jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dinhubkominfo) Drs. Yonathan Eko Nugroho, M.Hum mengatakan besok (17/7), pihaknya akan melakukan operasi di titik-titik jalur yang kelakj menjadi jalur mudik dan arus balik. Mengenai dimana saja lokasinya, pihaknya masih merahasiakannya.

“Kalau dipublikasikan, operasi menjadi tidak efektif,” jelasnya.

Yonathan juga mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Kepolisian dan Bina Marga DPU untuk menekan angka kecelakaan selama arus mudik dan arus balik mendatang. Hasil peninjauan lapangan beberapa waktu terakhir, pihaknya menemui adanya penurunan armada transportasi umum yang signifikan. Meski begitu, kondisi kemacetan dan resiko kecelakaan justru tetap meningkat.

“Transportasi umum memang menurun, tapi transportasi pribadi justru berlipat-lipat banyaknya, seperti sepeda motor dan mobil carteran,” imbuhnya.

Tujuan pemudik menggunakan kendaraan pribadi memang untuk meningkatkan kenyamanan yang sulit didapat di transportasi umum. Selain itu, pembatasan pemesanan tiket juga disebut-sebut sebagai salah satu factor pemicu lainnya.

“Tugas kita memang menekan agka kecelakaan. Kita jud\ga telah berkoordinasi dengan PU, target penyelesaian perbaikan jalan dan jembatan paling lambat H-10 lebaran,” pungkasnya (BNC/har)

Tentang Penulis

Leave A Response