Kecelakaan Wisatawan di Dreamland, Orang Tua akan Tuntut Pihak Pengelola

Ditulis 01 Jul 2012 - 12:39 oleh Banyumas1

BANYUMAS (BNC): Kecelakaan yang menimpa seorang wisatawan di obyek wisata air Dreamland Park Pancasan Ajibarang Banyumas Jawa Tengah bakal berbuntut panjang. Orang tua korban berencana menuntut pihak pengelola wisata tersebut.

Farrisa (17) warga Dusun Karanganyar Desa Cikawung Kecamatan Pekuncen yang mengalami kecelakaan saat bermain di water boom DreamLand Park hingga Minggu siang masih tergeletak di kamar. Meski hanya bagian jari kanannya yang nyaris putus, namun rasa sakit sangat terlihat di wajah siswa SMU kelas 11 tersebut.

Farissa mengalami kecelakaan saat  bermain luncuran air di kolam renang di obyek wisata tersebut Sabtu (30/07) siang. Saat sedang meluncur, tiba tiba tanganya terasa sakit dan begitu sampai di air, darah mengalir dari tanganya. ” Ibu saya pingsan begitu melihat kondisi saya. Saya digotong wisatawan lain ke darat,” ujar Farissa, sambil  meringis kesakitan.

Ironisnya, melihat kejadian tersebut sejumlah pekerja diam saja. Hanya seorang pekerja yang kemudian mengambil obat merah dan perban. Farissa akhirnya diantar orang tuanya ke Rumah Sakit Mitra Arifa Ajibarang.

Kecelakaan ini diduga akibat alat peluncur yang rusak sehingga saat dipakai kondisinya tidak rata dan mengakibatkan bagian tubuh wisatawan terluka.

Orang tua Farisa, Syamsudin mengaku kaget, karena pihak pengelola sama sekali tidak peduli dengan insiden yang menimpa anaknya tersebut. Karena itu dia berencaa meminta pertanggung jawaban mereka.

“Lho ini bolehlah dikatakan insiden kecil. Coba nanti kalau terjadi yang lebih besar, apa akan kita biarkan. Karena itu kita akan meminta bagaimana niat  baik pihak pengelola terhadap kejadian tersebut. Ini bukan masalah besar kecilnya kecelakaan, tapi tanggung jawab mereka dalam mengelola obyek wisata tersebut,”  ujar Syamsudin yang juga anggota DPRD dari FPDIP ini

Menurut Syamsudin , hal hal tersebut jangan dianggap sepele. Karena bisa terjadi kecelakaan yang jauh lebih besar. ” Maka jika tak ada niat baik, kami tak segan akan menuntut mereka.. Saya akan kordinasi dulu dengan teman teman;” ujar anggota Komisi C DPRD Banyumas ini.
Sementara pihak Dreamland saat dihubungi mengaku tidak mendapat laporan. ” Kalau ada pasti kita obati dengan biaya kami,” ujar Agus Suprihadi, Manager Dreamland Park yang dikirim ke BNC via sms. (BNC/ani)

.

 

Tentang Penulis

1 Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. muhamad 26/04/2013 pukul 07:05 -

    Test

Leave A Response