Peringati Hari Bumi, aktifis bersihkan Kali Banjaran dan Jalan Utama

Ditulis 22 Apr 2012 - 17:52 oleh Banyumas1

Aksi Purwokerto Hijau di depan GOR Satria

PURWOKERTO (BNC) – Puluhan aktivis lingkungan dan pecinta alam di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah menggelar sejumlah aksi memperingati Hari Bumi, pada 22 April 2012. Aktifis dari berbagai perguruan tinggi dan ormas kepemudaan melakukan aksi membersihkan Kali  Banjaran, dengan memungut sampah yang mengganggu arus Kali yang melintasi kota Purwokerto itu.

Tidak tangguung-tanggung, sampah yang berhasil dikumpulkan mencapai sekitar satu ton, yang kemudian diangkut  ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Gunung Tugel, selatan kota Purwokerto.

Aksi lain yang dilakukan adalah dengan membersihkan sampah di jalan-jalan utama kota Purwokerto. Sejumlah aktifis yang tergabung dalam Fordik (Froum Dinamika Kepencitaalaman) Banyumas membersihkan sampah yang terserak di jalan Jenderal Sudirman dari depan Sri Ratu sampai alun-alun dan Jalan Ahmad Yani. Mereka yang mengambil srart di Sri Ratu dan STAIN kemudian bertemu di alun-alun Purwokerto dan bertemu dengan Bupat Mardjoko yang mengapresiasi kegiatan positif generasi muda itu.

Sementara itu di kompleks GOR Satria juga digelar aksi oleh puluhan pemuda / mahasiswa berupa orasi bertajuk “Aksi Purwokerto Hijau” mengusung tema ‘ubah polah urip sing ngruag lingkungan’. Dalam orasinya aktifis menghimbau  pengunjung GOR untuk peduli kepada kelestaria bumi, salah satu caranya memulai dari diri sendiri dengan cara mengambil sampah yang ada di dekat mereka.

Aksi orasi diselingi dengan hiburan music berupa penampilan band yang membawakan lagu-lagu yang bernuansa kepedulian pada lingkungan.

Kompleks GOR yang pagi itu kotor, di mana banyak sampah sisa dari acara nonton bareng sepak bola Minggu malam berserakan di halaman parkir depan GOR, seharusnya menjadi contoh nyata aksi pembersihan sampah. (BNC/ist)

Tentang Penulis

1 Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. Sidik Setiyanto 13/03/2013 pukul 08:58 -

    Wahai para pemerhati lingkungan, kalo memang ada terpanggil utuk memperhatikan lingkungan cobalah tengok ke Desa Banjaran Kec. Bojongsari Kabupaten Purbalingga. disana terjadi kerusakan lingkungan yang sangat parah, dimana hewan dan tumbuhan di desa banjaran RT. 09 dan RT 02 dua terancam tidak dapat tumbuh dan berkembang terbuki dengan tingginya angka kematian hewan maupun manusia, akibat dari kerusakan lingkungan yang di timbulkan oleh tumpukan sampah yang pengelolaanya tidak bersetandar dan pemerintah daerah serta LSM pemerhati lingkungan yang terlihat diam tanpa ada gerakan penanggulangan dampak lingkungan secara nyata. apabila ada yang merasa terpanggil ataupun keberatan bisa menghubungi saya di nomor 081380117521

Leave A Response