KORPRI Sebagai Pelayan Masyarakat, Bukan Dilayani Masyarakat

BANJARNEGARA (BNC) – Dalam rangka memperkuat organisasi dan tata kerja
KORPRI Unit Kecamatan Kalibening, sebanyak 40 anggota KORPRI Unit
Kecamatan Kalibening dengan seksama, penuh disiplin dan tanggungjawab
mengikuti Musyawarah Konsolidasi dan Pembentukan Pengurus Unit KORPRI
Kecamatan di Ruang Aula Kecamatan Kalibening Kabupaten Banjarnegara,
Selasa (20/03).
Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Pengabdian Masyarakat KORPRI
Kabupaten Banjarnegara, Dra. Widianti Titi Pratiwi, mewakili
Sekretaris Daerah Kabupaten Banjarnegara Selaku Ketua Dewan Pengurus
KORPRI Kabupaten Banjarnegara mengatakan Musyawarah Konsolidasi dan
Pembentukan Pengurus ini sangat positif untuk menyampaikan laporan
pertanggungjawaban, evaluasi kinerja dan memilih serta menetapkan
pengurus baru.
Lebih lanjut disampaikan, anggota KORPRI merupakan salah satu pilar
penyelenggara pemerintahan dan pelaksana pembangunan, senantiasa
dituntut agar mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Oleh
karena itu, para pengurus dan anggota KORPRI Kabupaten Banjarnegara
harus dapat berkiprah secara nyata sebagai Pamong Praja, Alat Negara
dan Alat Pemerintah.
“KORPRI sebagai Pamong Praja, harus dapat mengayomi dan melayani
rakyat dengan baik. Saudara sebagai pelayan, bukan dilayani.” Kata
Dra. Widianti Titi Pratiwi.
Adapun KORPRI Sebagai alat negara artinya bahwa PNS, TNI dan POLRI
menjadi pilar penyangga utama keutuhan NKRI, sehingga harus solid,
kompak, sinergis dan saling memperkuat.
KORPRI Sebagai Alat Pemerintah maksudnya KORPRI harus loyal kepada
kebijakan dan keputusan negara.
Dalam Musyawarah Konsolidasi dan Pembentukan Kepengurusan Unit KORPRI
Tingkat Kecamatan tersebut, Drs. Teguh Saptono Sedyadi akhirnya
terpilih sebagai Ketua Unit KORPRI Kecamatan Kalibening Kabupaten
Banjarnegara secara formatur. Adapun untuk Wakil Ketua yakni Nono
Hartono, S.Pd dan Sekretaris Slamet Mardiatmoko.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten
Banjarnegara, Drs. Wahyono, MM meminta kepada seluruh anggota KORPRI
agar menggiatkan kembali kegiatan Jumat sehat dan kegiatan kerohanian
di tubuh KORPRI Kabupaten Banjarnegara.
Drs. Wahyono, MM menambahkan Selain sudah membentuk Lembaga Konsultasi
dan Bantuan Hukum (LKBH), Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Banjarnegara
juga sudah membentuk Badan Pembina Olah Raga (BAPOR) dan Badan
Pembinaan Mental Spiritual KORPRI. Hal ini bertujuan untuk mewadahi
anggota KORPRI yang mempunyai potensi di bidang olahraga dan sebagai
wadah untuk pembinaan kerohaniaan anggota KORPRI.

“Setidaknya setiap 2 minggu sekali diadakan senam kesehatan jasmani
dan setiap minggunya ada pengajian pagi sebelum melakukan aktifitas
pekerjaan” kata Drs. Wahyono, MM. (BNC//din)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.