Cilacap peringati Hari Jadi ke 156

Ditulis 20 Mar 2012 - 21:38 oleh Banyumas1
|
Berita Kategori
Tak Berkategori
211
Dalam Tag

CILACAP (BNC) – Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, tanggal 21 Maret 2012 memperingati hari jadinya yang ke 156. Apa yang bisa dibanggakan dari Cilacap menginjak usianya yang ke 156? Di bidang olah raga, khususnya sepak bola, pasti masyarakat Cilacap tidak akan melupakan PSCS yang saat ini berlaga di kompetisi Divisi Utama PSSI. Di bidang industri, proyek mega yang sedang dibangun adalah PLTU Bunton, Kec. Adipala, setelah sebelumnya berdiri PLTU Karangkandri. Tentu saja Pertamina dan pabrik semen Holcim menjadi ikon yang tidak bisa dilepaskan dari Cilacap. Banyak orang luar daerah bersentuhan dengan Cilacap karena bekerja di BUMN dan BUMS besar itu.

Di sektor pariwisata, Cilacap mengandalkan wisata budaya sedekah laut yang menjadi tradisi rutin setiap tahun tiap bulan Sura dalam penanggalan Jawa, yang diadakan di Teluk Penyu. Nusakambangan dan Segara Anakan telah populer sejak lama, namun Segara Anakan kini terancam punah karena sedimentasi yang membuat dangkal perairan yang kaya biota laut itu. Sementara Nusakambangan yang memiliki pantai indah di bagian selatan, menjadi tempat bagi penjara penjahat kelas kakap, napi narkoba dan terorisme, dan belum sepenuhnya bisa dibuka untuk umum secara leluasa.

Wisata alam pantai mengandalkan Teluk Penyu dan Widarapayung. Sementara wisata sejarah Benteng Pendem yang berlokasi di dekat Teluk Penyu masih menjadi andalan. Boleh dikatakan tidak ada tempat wisata baru yang menjadi magnet bagi orang luar untuk datang ke Cilacap, baik obyek wisata alam maupun obyek wisata buatan.

Sebagai kota pantai di pesisir selatan, Cilacap memiliki pelabuhan perikanan salah satu yang terbesar di Jawa Tengah, dengan tempat pelelangan ikan (TPI) yang ramai setiap hari sebagai tempat transaksi jual beli hasil tangkapan laut.

Berbicara Cilacap tentu tidak hanya berbicara tentang Kota Cilacap yang sempat menjadi Kota Administratif (Kotif) sebelum era reformasi. Kabupaten Cilacap merupakan kabupaten terluas di Jawa Tengah dan berbatasan langsung dengan Jawa Barat. Karenanya secara kultural dibangun dari budaya Ngapak dan budaya Sunda. Luas geografis dan perhatian pembangunan yang dianggap kurang untuk Cilacap bagian barat, sempat memunculkan gagasan pemekaran Cilacap Barat menjadi kabupaten yang terpisah dari Cilacap.

Ketertinggalan daerah pedesaan di bagian barat, terutama infra struktur yang sering dikeluhkan warga, barangkali yang mengilhami tema peringatan tahun ini “Dengan Semangat Hari Jadi ke 156 Kabupaten Cilacap Kita Sukseskan Mbangun Desa” selain tema “Suskeskan Pemilihan Bupati Cilacap Th 2012”. Ya, Cilacap tahun ini juga akan menggelar pesta politik Pilkada.

Ragam Kegiatan

Pada hari Selasa (20/03) Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji beserta Muspida Kabupaten Cilacap melakukan Ziarah ke Makam Mantan Bupati Cilacap di TPU Karangsuci dan Taman Makam Pahlawan Surengrono Jeruklegi Cilacap. Di Taman Makam Pahlawan Surengrono, Bupati beserta Muspida, melakukan tabur bunga di pusara makam pahlawan disaksikan para tamu undangan dan para kepala SKPD dilingkungan Pemkab Cilacap.

Sedangkan di makam mantan Bupati Cilacap di TPU Karangsuci Cilacap, ziarah didahului dengan pembacaan Tahlil yang dipimpin oleh Ketua MUI Kabupaten Cilacap, Dzul Basor, S.Ag. Mantan bupati yang dimakam di TPU Karangsuci Cilacap adalah Bupati Cilacap pertama, R. Tumenggung Cakrawedana, Bupati Cilacap kedua dan ketiga Raden Mas Tumenggung Cakrawedana III dan IV, dan makam Bupati Cilacap keempat dan kelima yakni Raden Mas Adipati Tjakrawedaya dan Raden Mas Adipati Ario Tjokrosewoyo.

Pentas Seni

Sebelumnya pada Sabtu pagi (17/03), sebanyak 29 group kesenian dari 24 kecamatan se Kabupaten Cilacap dan 5 group kesenian dari masyarakat umum, tampil memukau dalam gelaran Parade Seni dan Budaya, di Alun-alun Cilacap.

Berbagai kesenian yang tampil antara lain rampak kendang dari Patimuan, Nyi Ratnasari lengger Marungan dari Karangpucung, kuda kepang dan sintren dari Kampung Laut, Tari Banceran Cakil dari Bantarsari, Kothekan lesung dari Sidareja, Marawis dari Kesugihan, Tari suka-suka dari Cilacap Selatan, Tari Bangga Mbangun Desa dari Cilacap Utara, Buncis Sidawungu dari Kroya, Calung Kaulan dari Nusawungu, Hadroh dari Kawunganten, Lengger calung Banyumas dari Wanareja dan Ronggeng Gunung dari Dayeuhluhur.

Event lain yang digelar adalah senam dan jalan sehat yang diikuti oleh ribuan masyarakat Kota Cilacap yang terdiri dari para pelajar, karyawan karyawati dinas instansi di lingkungan Pemkab Cilacap dan masyarakat umum, yang diadakan pada Jumat (16/03) pagi yang mengambil start dari lapangan eks Batalion, kemudian menyelusuri jalan Jend Sudirman, S. Parman, Suprapto, jalan Panjaitan, kembali ke jalan Jend. Sudirman dan finish di lapangan eks Batalion.

Masih dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke 156, Selasa (20/03) malam dilangsungkan Tasyakuran di alun-alun Cilacap. Tasyakuran diikuti warga masyarakat perwakilan dan Rt dan RW se eks Kotip Cilacap. Dirgahayu Cilacap! (BNC/hum/ist)

Tentang Penulis

Leave A Response