Ratusan warga dua desa di Adipala bentrok

Ditulis 17 Feb 2012 - 06:29 oleh Banyumas1

CILACAP – Ratusa warga dua desa terlibat bentrokan pada Rabu (15/02) malam. Bentrokan yang melibatkan warga Desa Wlahar dan Desa Adipala, Kecamatan Adipala, Jawa Tengah itu dipicu tuntutan kedua belah pihak untuk menangkap pelaku perusakan motor warga Wlahar yang terjadi pada 10 Februari lalu.

Bentrokan tersebut mulai berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB. Ratusan warga dari Desa Adipala dan Wlahar terlibat perang batu dan botol persis di perbatasan desa yang dipisahkan oleh jembatan kecil di tengah rawa. Massa kemudian berhasil dihalau oleh puluhan polisi dari Polsek Adipala, Polsek Maos, Polsek Kroya, dan Dalmas Polres Cilacap yang tiba di lokasi bentrokan. Hujan lebat yang terjadi malam itu ikut membantu upaya peredaman kemarahan massa.

Bentrokan antar warga dipicu oleh kejadian pada Jum’at (10/02) lalu, ketika  sepeda motor milik Burhan (16), warga Dusun Silangsur RT 02 RW 04, Desa Wlahar, yang dirusak oleh 10 warga desa Wlahar.

Pada Jum’at sekitar pukul 16.30 Burhan  yang mengendarai sepeda motor hendak pulang dari pengajian, namun di tengah perjalanan dihentikan oleh 10 pemuda yang diduga sebagai warga Desa Adipala. Salah satu pemuda berpura-pura hendak menumpang ke Dusun Silangsur sembari menanyakan apakah Burhan merupakan warga dusun tersebut. Setelah mendengar jawaban bahwa Burhan warga Silangsur, pemuda-pemuda tersebut segera menarik punggung korban dan sempat memukulinya.

Karena ketakutan Burhan segera lari menuju desanya dan sepeda motornya ditinggal begitu saja karena karena mengalami kerusakan. Secara spontanitas, sejumlah warga Dusun Silangsur yang mengetahui peristiwa itu, berkumpul dan berencana membalas perbuatan sekelompok pemuda Desa Adipala terhadap Burhan.

Namun rencana balas dendam itu diketahui warga Desa Adipala, maka sekitar 200 orang warga desa ini berkumpul dan bersiap menghadapi warga Dusun Silangsur, Desa Wlahar. Malam itu warga dua desa ini saling serang menggunakan batu di perbatasan desa pada pukul 22.30 WIB, sampai akihirnya puluhan polisi datang melerai bentrokan dua warga desa yang bertetangga dalam satu kecamatan itu. (BNC/ist)

ilustrasi - jackcity.com

Tentang Penulis

Leave A Response