Wabup Banjarnegara:Sertifikasi ISO Harus Diikuti Peningkatan Kualitas Pendidikan

Ditulis 16 Feb 2012 - 23:11 oleh Banyumas1

BANJARNEGARA (BNC)– Perolehan Sertitifikat Standar Manajemen Mutu (ISO)
harus diikuti dengan peningkatan kualitas pendidikan secara
bekelanjutan. Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Banjarnegara, Drs. Hadi Supeno, M. Si
saat memberikan sambutan dalam tasyakuran Perolehan ISO 9001 : 2008
oleh SMK Negeri 1 Punggelan dari PT. TUV Jakarta. “Memperoleh itu
mudah, yang sulit adalah mempertahankan. Maka jaminan mutu pendidikan
secara kontinyu adalah sebuah keharusan!”
Tasyakuran berlangsung sederhana. Selain dihadiri Wakil Bupati
Banjarnegara, juga disaksikan para kepala SMK se-Kabupaten serta
perwakilan dari PT. TUV. Kepala SMK Punggelan, Drs. Firdaus Ahmad, MM
menyatakan, perolehan ISO 9001 : 2008 ibarat kado ulang tahun yang
keenam untuk sekolah tersebut. “Tidak menyangka, sambutan masyarakat
begitu tinggi akan eksistensi SMK Punggelan, sehingga terus berkembang
dan berhasil memperoleh ISO,” katanya disambut tepuk tangan hadirin.
SMK Negeri Punggelan yang berdiri tanggal 15 Februari 2006 terus
berkembang seiring dinamika zaman. Dengan membuka tiga jurusan :
Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Bodi Otomotif dan Akuntansi, jumlah
peminat selalu bertambah. Jika di awal pendirian hanya memiliki 56
siswa, tahun 2012 ini, jumlah siswa telah mencapai 681 orang.
Wabup Hadi Supeno yang sejak awal turut merintis berdirinya sekolah
tersebut merasa bangga. “Tidak sia-sia dulu saya menyarankan panitia
pendirian untuk memilih SMK dengan jurusan yang banyak dibutuhkan
lapangan kerja,” kenangnya. Ditambahkan Wabup, dengan bekal
ketrampilan yang diterima saat duduk di bangku sekolah, setelah luus
mereka dapat membuka lapangan kerja sendiri. “Lulusan SMK bisa
diandalkan. Produk hasil karya siswa seperti mobil Kiat Esemka adalah
bukti karya anak negeri layak dibanggakanm,” ucap Wabup member
semangat.
“Penyakit kita adalah rasa percaya diri yang kurang, dan juga aspek
kerja sama,” tandas Wabup, “kita adalah bangsa yang lahir dari kultur
gotong royong. Nah, aspek inilah yang kini perlahan hilang dari jiwa
kita. Meskipun pandai secara individual, kita harus pintar bekerja
dalam tim”. Dalam kesempatan itu Wabup megajak agar prestasi yang
diraih SMK Punggelan dapat menjadi pemicu bagi sekolah lain yang ingin
terus maju dan berkembang. Dirinya akan selalu mendampingi sekolah
manapun yang ingin maju. (BNC/muj).

Tentang Penulis

Leave A Response