Sinar Jaya masuk jurang, diduga karena kecerobohan sopir

Ditulis 06 Feb 2012 - 22:57 oleh Banyumas1

BUMIAYU – Kecelakaan PO bus Sinar Jaya Nopol B 7837 XA yang melaju dari arah Jakarta menuju Purwokerto, pada Sabtu malam (04/02) sekitar pukul 19.00 wib, yang masuk ke dalam jurang sedalam 6 meter di tikungan Rancakalong ruas jalan lingkar Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah,  diduga akibat  kecerobohan sopir.

Duigaan itu berdasarkan hasil pengecekan kondisi bus, yang disampaikan petugas Uji Kir Dishubkominfo Kabupaten Brebes, Bambang S, di Bumiayu Senin (06/02). Kondisi rem bus dalam keadaan bagus, demikian pula kondisi  kemudi, ban, velg, suspensi, rangka bodi, peralatan, dan sistem penerangan.

Dalam pengecekan yang dilakukan di halaman Mapolsek Paguyangan itu, ikut menyaksikan Kaposlantas Bumiayu Aipda Sri Gijanto. “Kondisi rem bagus. Tidak ada permasalahan mesin maupun fisik bus,” kata Bambang.

“Kecelakaan bisa terjadi akibat kelalaian sopir, dalam hal ini misalnya tidak memperhatikan situasi arus lalu lintas, medan jalan dan cuaca. Tapi ini baru sebatas dugaan kami berdasarkan pengecekan fisik kendaraan. Untuk memastikan penyebab kecelakaan harus dilakukan penyelidikan secara menyeluruh,” ujarnya menegaskan.

Pengecekan juga dilakukan di tempat kejadian perkara (TKP), tikungan Rancakalong. Petugas tidak menemukan bekas rem pada lapisan aspal di sekitar lokasi kejadian. Mungkin saja bus tidak melakukan pengereman, atau melakukan pengereman tapi bekasnya hilang karena pada saat kejadian turun hujan.

Bodi bus AC Ekonomi jurusan Jakarta-Purwokerto itu mengalami kerusakan yang cukup parah. Adapun seluruh korban masih menjalani perawatan di RSU Margono dan RS Orthopedi Purwokerto.

Dalam kecelakaan tunggal tersebut, setidaknya ada 15 korban yang mengalami luka-luka berat dan ringan dan dilarikan ke sejumlah rumah sakit setempat. “Ada 15 korban yang dilarikan ke sejumlah rumah sakit di wilayah Purwokerto. Sebanyak 6 orang di antaranya luka parah termasuk sopir bus (Subandi) yang mengalami patah pada kaki,” kata Briptu Agus Wijayanto, petugas Polantas Bumiayu.

Menurut Parjo, pengurus bus Sinar Jaya wilayah Bumiayu, bus tersebut sebenarnya bukan jurusan Jakarta-Purwokerto namun jurusan Jakarta-Pekalongan. Sopir bus baru pertama kali mengantarkan penumpang ke arah Purwokerto melalui jalur Bumiayu, sehingga sopir tidak menguasai jalan. “Bus tersebut seharusnya menuju Pekalongan. Tapi karena ada penumpang yang turun di Purwokerto sehingga sopir membawa kendaraan tersebut ke arah Purwokerto melalui Bumiayu. Di duga sopir tidak menguasai jalan, jadi baru masuk jalan lingkar sekitar 100 meter, sopir tidak menguasai jalan dan selip lalu masuk jurang,” kata Parjo.

Akibat peristiwa tersebut, lalu lintas arah Tegal-Purwokerto sempat tersendat beberapa saat. Bangkai bus Sinar Jaya, Minggu (05/02) siang sudah dapat di evakuasi dari dasar jurang sedalam 6 meter di tikungan Rancakalong itu. (BNC/nan)

 

 

Tentang Penulis

Leave A Response