Pesta ganja di tambak, sekawanan pemuda diringkus polisi

Ditulis 03 Feb 2012 - 20:07 oleh Banyumas1

BREBES – Sinyalemen narkoba sudah merambah desa bukan isapan jempol belaka. Kewaspadaan tinggi harus makin ditingkatkan, di mana pun Anda berada. Contoh kasus barang terlarang sudah masuk pelosok desa seperti terjadi di Desa Pulopampes, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, di mana empat orang pengedar dan pemakai ganja telah diringkus oleh jajaran Satnarkoba Polres Brebes, pada Jumat (3/2). Mereka  tertangkap tangan saat melakukan pesta ganja di salah satu tambak di desa tersebut.

Sebagai tersangka pengedar adalah Sukardi (25), warga Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, yang sehari-hari bekerja sebagai tukang kredit barang kelilingan. Tak disangka tak dinyana, profesi kelilingan dimanfaatkan ybs untuk mengedarkan barang haram di pedesaan.  Ia rupanya sudah menjadi target operasi (TO) Satnarkoba Polres Brebes setahun terakhir. Sedangkan pemilik dan pemakai adalah  Bambang (23), Wargiman (30) dan Sutomo (27), semuanya warga Desa Grinting. Polisi mengamankan barang bukti ganja kering seberat 86,20 gram dari ke-empat tersangka.

Keberhasilan polisi membongkar kasus itu berawal dari informasi masyarakat,  yang menyebutkan Sutomo baru membeli ganja. “Awalnya, kami meringkus Sutomo. Dari tersangka ini, kami mendapatkan informasi terkait keberadaan Sukardi. Kami langsung mengerebek dan menangkap Sukardi bersama dua orang temennya yang sedang pesta ganja,” kata  Kasat Narkoba Polres Brebes, AKP Sapari.

Dijelaskan, tersangka pengedar dijerat pasal 114 UU Narkotika dengan ancaman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 10 tahun. Sedangkan tiga tersangka lainnya dijerat pasal 112 dan 127 dengan ancaman penjara 5 tahun. Keempat tersangka kini mendekam di sel tahanan. (BNC /huf)

Tentang Penulis

Leave A Response