‘Gerakan Seribu Rupiah per Bulan’ untuk tanggulangi kemiskinan dideklarasikan

PURWOKERTO – Gerakan seribu rupiah per bulan (disingkat Gerbulan) dideklarasikan di Banyumas pada Sabtu (07/01). Adalah Forum Badan Keswadayaan Masyarakat (FBKM) Banyumas, Jawa Tengah, yang  mendeklarasikan gerakan upaya mendukung penanggulangan kemiskinan itu dalam pertemuan yang bertajuk Kongres Nusantara ‘Lumbung Kesejahteraan’ yang digelar di Gedung Korpri Kabupaten Banyumas, Purwokerto, Jawa Tengah.

Nursito Karsoputro, ketua panitia kongres mengatakan, kegiatan tersebut sebagai upaya mendukung program penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Banyumas, membangun pemahaman bersama tentang peran strategis Gerakan Lumbung Kesejahteraan untuk penanggulangan kemiskinan, dan menjadikan serta mengadvokasi warga prasejahtera 2 (PS2) sebagai aktor utama dalam penanggulangan kemiskinan. “Kegiatan ini juga bertujuan membangun pemahaman bersama terhadap gerakan industri masyarakat sebagai wahana revolusi penanggulangan kemiskinan” lanjutnya.

Ia mengatakan, Gerbulan merupakan modal utama Gerakan Lumbung Kesejahteraan Rakyat menuju kemandirian ekonomi, terbentuknya Forum PS2 di tingkat kabupaten, kecamatan dan desa/kelurahan dan tercapainya komitmen bersama untuk melakukan gerakan revolusi industri masyarakat sebagai bentuk lumbung kesejahteraan masyarakat di masing-masing desa/kelurahan/tingkat kabupaten dengan stimulan permodalan dari Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) PNPM Mandiri.

Dalam aktifitasnya Gerbulan berusaha mewujudkan ruang kemitraan baik perorangan, swasta, lembaga-lembaga sosial serta lembaga pemerintah dengan tujuan membangun kedaulatan masyarakat dan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat. Gerbulan akan menghimpun dana sebesar Rp.1.000/ bulan dari warga prasejahtera 2 (PS2) yang akan disimpan melalui ‘Lumbung Kesejahteraan’. Dana  tersebut  nantinya akan dimanfaatkan untuk kegiatan penanggulangan kemiskinan.

Bupati Banyumas Mardjoko merespon kegiatan ini dan mengharapkan kegiatan tersebut dapat mewujudkan masyarakat Banyumas yang lebih sejahtera. (BNC/ist)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.